Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melalui Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Makassar merealisasikan kerjasamanya dengan Politeknik Negeri Ambon dengan mengadakan Vocational School Graduate Academy (VSGA), Pelatihan dan Sertifikasi bagi Angkatan Kerja Muda Kota Ambon, 8-12 Agustus 2023 di Politeknik Negeri Ambon.

“Program VSGA ini adalah program beasiswa pelatihan yang diselenggarakan oleh Kemenkominfo bekerjasama dengan Politeknik Negeri Ambon dan Lembaga Sertifikasi Profesi Teknologi Digital yang akan melakukan sertifikasi bagi seluruh peserta VSGA”, ujar DR. R. M. Agung Harimukti, M.Kom., Kepala BBPSDMP Kemenkominfo Makassar.

Menurutnya, kegiatan VSGA merupakan kegiatan ruting Kemenkominfo karena angkatan kerja muda Indonesia perlu disiapkan untuk menghadapi Revolusi Industri 4.0 yang membutuhkan talenta-talenta digital yang cukup banyak. Sebab di tahun 2035, Indonesia diprediksikan harus memenuhi 9 juta talenta digital yang bisa bersaing dengan negara lain.

“Kebutuhan akan talenta digital ini diperlukan agar bangsa kita tidak hanya menjadi pasar dari perang dagang digitalisasi, namun harus menjadi pemain di dalamnya. Di tahun 2035, diprediksikan musuh kita bukan hanya manusia, tetapi juga robot”, ujar Agung.

Baginya di tahun-tahun mendatang akan ada 23 juta pekerjaan yang sifatnya repetitif akan hilang dan diganti dengan teknologi digital. Hal ini yang harus segera disikapi dengan mempersiapkan talenta-talenta digital dari saat ini.

“Ilmu pengetahuan dalam perkembangannya bisa berubah dengan sangat cepat dan dinamis. Kadang kita merasa unggul, tetapi kita juga bisa tertinggal. Oleh karena itu pemerintah mencanangkan transformasi digital, supaya kita bisa mendapatkan efesiensi dalam bekerja, belajar dan beraktifitas,” pungkasnya.

Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu, menyampaikan era saat ini adalah era Revolusi Industri 4.0 dimana digitalisasi menjadi pilar utamanya. Hal ini ditandai dengan semakin bermunculan kecerdasan buatan yang hampir mendominasi segala lini pekerjaan manusia.

“Saat ini bangsa kita memiliki bonus demografi dimana terjadi ledakan penduduk khususnya di usia produktif/kerja¬† yang berdampak pada pertumbuhan¬† ekonomi negara kita. Dengan hal ini, perekonomian jadi jauh lebih maju karena yang bekerja berasal dari usia produktif, sehingga proses kerjanya pun menjadi cepat dan efisien,” ujar Direktur.

Bagi Direktur, keuntungan dari bonus demografi dan era revolusi industri 4.0 ini membuat angkatan kerja muda khususnya di kota Ambon untuk mampu menyesuaikan diri dengan meningkatnya dunia digitalisasi saat ini.

“Menjawab tantangan digitalisasi, maka angkatan kerja muda di kota Ambon harus memiliki keahlian khusus yang bersesuaian dengan perkembangan dunia saat ini,” tandas Direktur.

VSGA kali diikuti oleh 200 peserta yang terdiri atas lulusan SMK di Kota Ambon dan Mahasiswa Politeknik Negeri Ambon. Para Peserta tersebut terbagi dalam 3 skema sertifikasi kompetensi, yaitu Operator Komputer Madya sebanyak 105 orang, Junior Network Administrator sebanyak 60 orang dan Junior Graphic design sebanyak 35 orang. Para Peserta ini akan dilatih selama 3 hari oleh BBPSDMP Kominfo Makassar dan 2 orang Dosen Politeknik Negeri Ambon. Setelah dilatih selama 3 hari sesuai skema yang ada, mereka akan disertifikasi kompetensi oleh LSP Teknologi Digital untuk mendapatkan sertifikat yang dikeluarkan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi.

(Humas)