Tim Inspektorat Kemendikbudristek melakukan pemantauan administrasi dan mahasiswa Polnam penerima program Beasiswa Afirmasi (ADik) dan Beasiswa Unggulan tahun ajaran 2022 sampai 2023 di Kampus Politeknik Negeri Ambon, Senin (27/05/2024).

Beasiswa ADik adalah salah satu intervensi kebijakan pendidikan yang bersifat afirmasi dalam bentuk Bantuan Pemerintah untuk memberikan kesempatan belajar kepada mahasiswa karena kondisi dan keberadaanya sehingga mengalami kesulitan dan keterjangkauan akses pendidikan pada jenjang pendidikan tinggi.

“Di Politeknik Negeri Ambon sendiri saat ini tercatat ada 11 orang mahasiswa yang menerima beasiswa Afirmasi ADIk dan 1 orang mahasiswa Penerima Beasiswa Unggulan pada tahun ini”, ujar Lenora Leuhery, Wakil Direktur bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama Polnam.

Mereka itu antara lain Paulus N. Kareth (Teknik Informatika), Delvia I. Mambor (Akuntansi), Ovalin Jevany Naa (Teknik Sipil), Yohanis Nunaki (Adm Bisnis), Yuliana Webori (Adm Bisnis), Kadeshi B. Rosres (Adm Bisnis), Raimond A Wamati (Teknik Mesin), Ketsia T. Monjil (Adm Bisnis), Jeklin M. Wafom (Akuntansi) serta satu mahasiswa beasiswa Unggulan atas nama Gazali Rahman J. Mony.

Menurutnya, pemantauan Beasiswa Afirmasi (ADIk) dan Beasiswa unggulan ini dilakukan dalam rangka untuk mengevaluasi pelaksanaan program beasiswa Afirmasi (ADIk) dan Beasiswa Unggulan mahasiswa Polnam tahun ajaran 2022 sampai tahun ajaran 2023.

“Dalam kesempatan itu meminta kepada mahasiswa penerima beasiswa Afirmasi (ADIk) dan beasiswa unggulan untuk meningkatkan kualitas belajarnya agar dapat meningkatkan IPK dari semester sebelumnya”, pungkasnya.

Tim Inspektorat yang melakukan pemantauan, yakni Carel Aponno sebagai Pengendali Teknis, Ismail Nugroho sebagai Ketua Tim, dan Muhammad Taqiyuddin M sebagai Anggota Tim

Dalam pemantauan Tim Inspektorat Kemendikbudristek meminta agar mahasiswa penerima besiswa Afirmasi (ADIk) dan beasiswa Unggulan untuk tetap bisa memanfaatkan beasiswa dari Puslapdik ini dengan sebaik-baiknya.

‚ÄúPrestasi belajarnya harus terus di tingkatkan lagi. Dan mudah-mudahan beasiswa yang diterima akan membantu kelancaran kuliah mereka”, harap tim Inspektorat Kemendikbudristek.

(Humas)