Politeknik Negeri Ambon sebagai lembaga pendidikan tinggi vokasi melaksanakan tes masuk mahasiswa baru jalur mandiri gelombang kedua, Kamis (3/8/2023) di kampus Polnam. Menurut Wakil Direktur Bidang Akademik, Noce N. Tetelepta, pelaksanaan tes masuk jalur mandiri kedua ini dilakukan karena setelah penerimaan melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan Jalur Mandiri gelombang pertama masih ada kuota tersisa di beberapa program studi yang belum mencukupi.

“Dari 13 program studi yang ada di Politeknik Negeri Ambon terdapat empat prodi yang tidak dilakukan tes jalur mandiri kedua karena kuotanya telah terpenuhi. Prodi tersebut adalah D3 Teknik Listrik, D4 Teknik Informatika, D4 Teknik Produksi Migas, dan D4 Akuntansi Sektor Publik sebagai prodi yang baru dibuka tahun 2023”, ungkap Tetelepta.

Ia juga menjelaskan bahwa untuk penetapan kuota ini berdasarkan rapat bersama antara seluruh pimpinan jurusan dengan wakil direktur bidang akademik. Berdasarkan hasil rapat tersebut ditetapkanlah surat keputusan Direktur Polnam yang kemudian diusulkan ke Kemendikbudristek untuk disetujui sebagai kuota Polnam di tahun ajaran 2023-2024.

Khusus untuk tes masuk mandiri gelombang kedua ini, tercatat sekitar 211 calon mahasiswa baru yang melakukan pendaftaran sejak tanggal 17 sampai 31 Juli 2023. Proses tes mandiri kedua dilakukan dalam beberapa shift, sesuai dengan jumlah komputer yang tersedia, karena pelaksanaannya tidak secara manual tetapi secara online.

“Saya berharap adik-adik calon mahasiswa baru  bisa mengerjakkan soal-soal tes dengan baik sehingga bisa mencapai passing grade yang telah ditetapkan. Jika calon mahasiswa tidak mencukupi passing grade pada program studi pertama pilihan mereka, maka masih ada passing grade program studi pilihan kedua sebagaimana yang menjadi pilihan mereka saat melakukan pendaftaran. Jika tidak mencukupi passing grade pertama dan kedua, maka dinyatakan tidak lulus”, paparnya.

Menurut Wakil Direktur, untuk tahun ini animo lulusan SMA dan SMK untuk masuk di Politeknik Negeri Ambon lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

“Animo yang tinggi di tahun ini menandakan bahwa ada kepercayaan masyarakat untuk kuliah di Polnam sebagai satu-satunya Politeknik di Pulau Ambon yang menyelenggarakan pendidikan vokasi yang berbasis pada ketrampilan (skill)” pungkas Tetelepta.

Pada pelaksanaan tes jalur mandiri gelombang kedua ini, pendaftar pada masing-masing tercatat sebanyak 211 orang dengan perincian sebagai berikut:

  • Jurusan Teknik Sipil: D3 Teknik Sipil (17 orang), D4 Teknik Konstruksi Jalan dan Jembatan (18 orang), D4 Manajemen Proyek Konstruksi (23 orang).
  • Jurusan Teknik Mesin: D3 Teknik Mesin (23 orang), D4 Teknologi Rekayasa Sistem Mekanikal Migas (28 orang).
  • Jurusan Teknik Elektro: D4 Teknologi Rekayasa Sistem Kelistrikan Migas (33 orang).
  • Jurusan Administrasi Niaga: D3 Administrasi Bisnis (18 orang), prodi D4 Admnistrasi Bisnis Terapan (30 orang).
  • Jurusan Akuntansi: D3 Akuntansi (21 orang).

Sedangkan pada jalur mandiri gelombang pertama, tercatat pendaftar sebanyak 862 orang dengan perincian:

  • Jurusan Teknik Sipil: D3 Teknik Sipil (57 orang), D4 Teknik Konstruksi Jalan dan Jembatan (56 orang), D4 Manajemen Proyek Konstruksi (51 orang).
  • Jurusan Teknik Mesin: D3 Teknik Mesin (51 orang), D4 Teknik Produksi Migas (86 orang), D4 Teknologi Rekayasa Sistem Mekanikal Migas (17 orang).
  • Jurusan Teknik Elektro: D3 Teknik Listrik (110 orang), D4 Teknik Informatika (172 orang), D4 Teknologi Rekayasa Sistem Kelistrikan Migas (33 orang).
  • Jurusan Administrasi Niaga: D3 Administrasi Bisnis (39 orang), prodi D4 Admnistrasi Bisnis Terapan (60 orang).
  • Jurusan Akuntansi: D3 Akuntansi (53 orang), D4 Akuntansi Sektor Publik (72 orang).

(Humas)