Kemahasiswaan
Humas Polnam

Direktur Melepas Kontingen Porseni Mahasiswa Polnam

Humas, Polnam – Direktur Politeknik Negeri Ambon (Polnam), Marceau A. F. Haurissa, melepas sebanyak 19 orang mahasiswa Polnam yang akan mengikuti Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar mahasiswa Politeknik se-Indonesia, Senin (20/7/2026) di kampus Polnam. Direktur mengatakan, mahasiswa yang akan mengikuti Porseni tidak hanya sebagai peserta perlombaan, tetapi juga membawa nama baik Politeknik Negeri Ambon dan membawa semangat masyarakat Maluku ke tingkat nasional. “Keberhasilan dalam sebuah perlombaan tidak hanya ditentukan oleh bakat dan kemampuan, tetapi juga oleh disiplin, kesiapan, kerja keras, kekompakan, dan ketahanan mental. Karena itu, jagalah disiplin waktu, disiplin latihan, disiplin menjaga kesehatan, serta disiplin menaati seluruh ketentuan pertandingan”, tegas Direktur. Bagi Direktur. seluruh peserta dari Polnam telah melalui proses seleksi, latihan, dan persiapan. Karena itu percayalah pada kemampuan diri sendiri, tetapi tetap rendah hati dan menghormati setiap lawan. “Jangan pernah menyerah sebelum pertandingan benar-benar berakhir. Dalam olahraga maupun seni, terkadang kemenangan ditentukan pada detik terakhir, pada gerakan terakhir, atau pada keberanian terakhir”, ujar Direktur memberi semangat. Ia berpesan agar setiap peserta dalam memperoleh kemenangan harus dengan cara yang terhormat. Apabila hasil belum sesuai harapan, terimalah dengan jiwa besar dan jadikan sebagai bahan evaluasi untuk menjadi lebih kuat. Baginya, prestasi sejati tidak hanya terlihat dari medali yang diperoleh, tetapi juga dari sikap, perjuangan, persahabatan, dan pengalaman yang Saudara-saudara bawa pulang. “Bawalah semangat Pattimura, semangat orang Maluku yang berani, kuat, pantang menyerah, tetapi tetap santun dan menjunjung tinggi persaudaraan”, tandas Direktur. Di tempat yang sama, Wakil Direktur bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dwi Hariyanti mengatakan bahwa Porseni bukan hanya sekedar kompetisi dalam meraih medali, tetapi harus memiliki mental juara dan menjadi wadah untuk membangun karakter sebagai mahasiswa. “Dalam Porseni ini tidak semata-mata untuk mencari medali tetapi bagaimana membangun mental sebagai juara. Dan juga Porseni menjadi wadah untuk membangun silahturahmi dengan sesama mahasiswa Politeknik lainnya”, tandasnya. Manajer Kontingen, Elsina H. Aponno, dalam laporannya menyampaikan peserta dari Polnam sebanyak 19 orang yang terdiri atas 14 orang untuk 7 cabang olahraga,  atletik, pencak silat, karate, taekwondo, tenis meja, bulu tangkis, panjat tebing dan 5 orang untuk 3 cabang seni; solo song, puisi, dan monolog, serta didampingi oleh Panitia/Official sebanyak 8 orang. “Diharapkan dengan dilaksanakan kegiatan perlombaan ini, maka pembinaan mahasiswa Politeknik akan terus berkelanjutan, sehingga nantinya akan diperoleh alumni Politeknik yang handal di bidang akademik maupun non akademik sekaligus akan membawa nama baik Politeknik. Selain itu, kegiatan ini juga mampu menampung minat dan bakat mahasiswa sesuai dengan bidang yang disukai dan ditekuni yang akan menghindarkan mereka dari kegiatan-kegiatan negatif”, tandasnya. Untuk diketahui, Porseni XV Politeknik se-Indonesia akan diselenggarakan di Medan pada tanggal 24 Juli-1 Agustus 2026. (Humas)

Read More »
Kegiatan
Humas Polnam

Polnam Berperan Menyiapkan SDM Blok Masela

Humas, Polnam – Groundbreaking Proyek Abadi Blok Masela, bagi Politeknik Negeri Ambon, tidak hanya dipandang sebagai pembangunan fasilitas industri migas. Tetapi juga momentum untuk membangun manusia Maluku, meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal, memperkuat pelaku usaha daerah, dan menciptakan ekosistem ekonomi baru yang memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Demikian pernyatan Direktur Politeknik Negeri Ambon, Marceau A. F. Haurissa, Jumat (17/7/2026) di Kampus Politeknik Negeri Ambon (Polnam). Menurut Direktur, Polnam memiliki program studi yang dapat bekerja sebagai satu ekosistem, meliputi bidang teknik sipil dan konstruksi; teknik mesin dan sistem mekanikal migas; kelistrikan, teknologi komputer dan energi; administrasi bisnis; akuntansi, perpajakan sektor publik; serta pariwisata. Seluruh bidang tersebut mempunyai ruang kontribusi dalam rantai nilai industri migas. Lanjutnya, Blok Masela akan membutuhkan tenaga kerja langsung pada bidang konstruksi, pengelasan, inspeksi, mekanikal, kelistrikan, instrumentasi, teknologi informasi, operasi, pemeliharaan, dan keselamatan kerja. Namun, di sekeliling pekerjaan teknis tersebut terdapat kebutuhan lain yang juga besar. “Karena itu, kami melihat seluruh program studi Polnam mempunyai ruang kontribusi. Sebab Blok Masela bukan hanya membuka peluang untuk menjadi pekerja migas. Blok Masela membuka peluang lahirnya teknisi, supervisor, tenaga administrasi, tenaga keuangan, tenaga digital, pengusaha lokal, dan pemimpin industri dari Maluku”, tutur Direktur. Menurut Direktur, Polnam tidak memulai dari nol. Komunikasi telah dibangun dengan INPEX dan secara bertahap, mengarahkannya dari kegiatan pengenalan industri menuju peningkatan kompetensi yang lebih konkret. “Langkah berikutnya adalah memasukkan pengalaman tersebut ke dalam pembelajaran, memperkuat sertifikasi kompetensi, melibatkan praktisi industri, memperluas magang, meningkatkan kompetensi dosen dan PLP, serta menyesuaikan fasilitas laboratorium dan bengkel dengan kebutuhan industri”, ujar Direktur. Baginya, Polnam berada pada posisi strategis untuk menghubungkan perguruan tinggi, SMK, BPTV, lembaga sertifikasi, pemerintah daerah, masyarakat, dan industri. “Visi kami adalah menjadikan Polnam sebagai hub pengembangan SDM vokasi Maluku dan Indonesia Timur, khususnya untuk bidang energi, migas, kemaritiman, konstruksi, dan teknologi terapan”, tegas Direktur. Ia menambahkan bahwa Blok Masela harus meninggalkan dua warisan besar bagi Maluku. Warisan pertama adalah infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Warisan kedua, dan yang paling penting, adalah sumber daya manusia Maluku yang kompeten, tersertifikasi, mandiri, dan mampu memimpin pembangunan di daerahnya sendiri. “Polnam siap mengambil tanggung jawab tersebut. Kami akan menggerakkan seluruh program studi sebagai satu ekosistem pendidikan vokasi, memperkuat kolaborasi dengan INPEX dan mitra industri, serta memastikan bahwa pembangunan industri di Maluku benar-benar menghadirkan ruang bagi anak-anak Maluku untuk bekerja, berwirausaha, berinovasi, dan bertumbuh secara bermartabat. Karena bagi Polnam, Blok Masela bukan hanya proyek energi, tetapi proyek pembangunan manusia Maluku”, tandas Direktur. (Humas)

Read More »
Kegiatan
Humas Polnam

Direktur Melantik Wakil Direktur Dan Kepala Pusat Polnam

Humas, Polnam – Direktur Politeknik Negeri Ambon (Polnam), Marceau A. F. Haurissa, atas nama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi melantik 3 orang Wakil Direktur (Wadir) dan 2 orang Kepala Pusat Politeknik Negeri Ambon, Rabu (15/7/2026) di Kampus Polnam. Para wakil direktur yang dilantik adalah Ir. Lory Marcus Parera, S.T., M.T., IPU., ACPE., selaku wadir bidang Akademik, Stenly Ronaldo Titioka, S.E., M.Si., selaku wadir bidang Keuangan dan Umum, dan Prof., Dr. Dwi Hariyanti,  S.E., M.M., Akt., CA., selaku wadir bidang Kemahasiswaam dan Kerjasama. Sedangkan 2 orang Kepala Pusat yang dilantik adalah Dr. Pieter Lourens Frans, S.T., M.T., selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) dan Luwis H. Laisina, S.T., M.T., selaku Kepala Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (P2MP2). Dalam sambutannya Direktur berpesan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar kedudukan struktural, tetapiamanah akademik, amanah manajerial, dan amanah moral. perlu ada komitmen terukur untuk mewujudkan target kinerja institusi, mendukung Perjanjian Kinerja Direktur, serta mempertanggungjawabkan keberhasilan maupun kegagalan capaian di bidang masing-masing. “Kepada Wakil Direktur Bidang Akademik saya harapkan menjadi motor penguatan mutu akademik, serta penguatan Tridharma berbasis keunggulan institusi. Bagi Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum harus memastikan tata kelola anggaran, dan layanan umum berjalan efektif, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil. Dan kepada Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama harus menggerakkan prestasi mahasiswa, kesiapan lulusan bekerja, kewirausahaan, kerja sama strategis, serta pencegahan kekerasan, narkoba, dan korupsi di lingkungan kampus”, tegas Direktur. Ia juga memberikan pesan kepada Kepala P3M dan P2MP2 agar memperkuat riset terapan, pengabdian kepada masyarakat, hilirisasi hasil penelitian, publikasi, kolaborasi industri, dan dokumentasi dampak bagi masyarakat. Juga memastikan siklus penjaminan mutu PPEPP berjalan di seluruh unit, memperkuat akreditasi, mutu pembelajaran, OBE, PBL, teaching factory, audit mutu internal, dan validasi data kinerja. “Saya tegaskan, seluruh pejabat baru bertanggung jawab kepada pimpinan sesuai bidang tugasnya. Kita akan bekerja berdasarkan target, data, bukti kinerja, dan dampak. Saya akan melakukan evaluasi secara berkala. Prestasi akan kita apresiasi, tetapi kelalaian, konflik kepentingan, penyalahgunaan kewenangan, dan rendahnya integritas harus kita koreksi secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku”, ujar Direktur. Direktur juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejabat lama yang pada hari ini telah meletakkan jabatan. Baginya, setiap kebijakan yang telah diambil, setiap program yang telah dijalankan, setiap capaian yang telah diraih, bahkan setiap tantangan yang telah dihadapi, semuanya menjadi pelajaran berharga dan fondasi penting bagi Polnam untuk melangkah lebih kuat ke depan. “Saya percaya bahwa jabatan boleh berakhir, tetapi pengabdian kepada institusi tidak pernah selesai. Karena itu, saya berharap pengalaman, pemikiran, dan keteladanan Bapak/Ibu tetap menjadi energi positif bagi keluarga besar POLNAM”, tandasnya. (Humas)

Read More »
Dosen & Tendik
Humas Polnam

Direktur Mengambil Sumpah/Janji 21 PNS Polnam

Humas, Polnam – Direktur Politeknik Negeri Ambon, Marceau A. F. Haurissa, mengambil sumpah/janji 21 orang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Politeknik Negeri Ambon (Polnam), Selasa (1/7/2026) di kampus Polnam. Dalam sambutannya, Direktur menyampaikan bahwa sumpah dan janji yang diucapkan harus menjadi pegangan dalam bekerja dan menjadi amanah yang lebih besar sebagai Aparatur Sipil Negara. “Amanah ini menuntut kesetiaan kepada negara, ketaatan pada aturan, kedisiplinan, tanggung jawab, profesionalitas, dan integritas dalam setiap tindakan”, tutur Direktur. Ia melanjutkan Polnam membutuhkan PNS yang bekerja dengan hati, berpikir jernih, bertindak benar, dan bertanggung jawab sesuai bidang tugas masing-masing. Tidak ada pekerjaan yang kecil apabila dikerjakan dengan penuh tanggung jawab. Tidak ada tugas yang sederhana apabila dikerjakan dengan integritas. “Bagi dosen, tugas saudara bukan hanya mengajar, tetapi juga mendidik, membimbing, meneliti, mengabdi, berinovasi, dan menjadi teladan bagi mahasiswa. Bagi tenaga kependidikan, tugas saudara bukan hanya menjalankan administrasi, tetapi memastikan layanan akademik, kemahasiswaan, keuangan, laboratorium, kerja sama, dan tata kelola institusi berjalan tertib, cepat, akuntabel, dan bermutu”, katanya. Bagi Direktur, sebagai ASN harus menghidupi nilai dasar BerAKHLAK, yaitu berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif. Nilai-nilai ini jangan hanya menjadi slogan, tetapi harus terlihat dalam cara melayani, bekerja, berkomunikasi, dan menjaga nama baik institusi. “Ke depan, tantangan pendidikan vokasi semakin kompleks. Perubahan teknologi, transformasi digital, kebutuhan dunia industri, dan tuntutan pembangunan daerah menuntut kita untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, terbuka terhadap perubahan, dan mampu bekerja sama. Karena itu, jadilah PNS yang dapat dipercaya, dapat diandalkan, dan hadir sebagai bagian dari solusi bagi kemajuan Polnam”, tandas Direktur. (Humas)

Read More »
Akademik
Humas Polnam

289 Calon Mahasiswa Baru Mengikuti Seleksi Mandiri UTBK Polnam

Humas, Polnam – Sebanyak 289 Calon Mahasiswa Baru (Camaru) Politeknik Negeri Ambon (Polnam) mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru jalur Mandiri, Kamis dan Jumat (25 dan 26 Juni 2026) yang dipusatkan di kampus Polnam. “Seleksi jalur Mandiri ini adalah merupakan rangkaian dari penerimaan mahasiswa baru di lingkungan Politeknik Negeri Ambon, setelah sebelumnya telah diterima sejumlah mahasiswa melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dilakukan”, ujar Jean Tuhumury, Kepala Bagian Akademik Polnam. Ia melanjutkan sistem tes jalur mandiri ini menggunakan sistem CBT (Computer base Test) / Tes dengan berbasis Komputer dan dipusatkan di Kampus Polnam. “Dari data yang ada, sekitar 289 Calon Mahasiswa yang mengikuti tes untuk Gelombang I ini yang dilaksanakan tanggal 25 dan 26 Juni 2026”, katanya. Ia mengatakan, bahwa jumlah Program Studi (Prodi) yang dibuka untuk pelaksanaan tes kali ini sekitar 17 prodi termasuk 2 prodi baru yaitu Teknologi Rekayasa Komputer (TRK) dan Energi Baru Terbarukan (EBT). “Saya berharap dari pelaksanaan tes hari ini dapat meyaring calon mahasiswa yang berkualitas, kompeten dan memilliki kesiapan akademik maupun non akademik untuk mengikuti proses perkuliahan dengan baik”, tandasnya. (Humas)

Read More »

Direktur Melepas Kontingen Porseni Mahasiswa Polnam

Humas, Polnam – Direktur Politeknik Negeri Ambon (Polnam), Marceau A. F. Haurissa, melepas sebanyak 19 orang mahasiswa Polnam yang akan mengikuti Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar mahasiswa Politeknik se-Indonesia, Senin (20/7/2026) di kampus Polnam. Direktur mengatakan, mahasiswa yang akan mengikuti Porseni tidak hanya sebagai peserta perlombaan, tetapi juga membawa nama baik Politeknik Negeri Ambon dan membawa semangat masyarakat Maluku ke tingkat nasional. “Keberhasilan dalam sebuah perlombaan tidak hanya ditentukan oleh bakat dan kemampuan, tetapi juga oleh disiplin, kesiapan, kerja keras, kekompakan, dan ketahanan mental. Karena itu, jagalah disiplin waktu, disiplin latihan, disiplin menjaga kesehatan, serta disiplin menaati seluruh ketentuan pertandingan”, tegas Direktur. Bagi Direktur. seluruh peserta dari Polnam telah melalui proses seleksi, latihan, dan persiapan. Karena itu percayalah pada kemampuan diri sendiri, tetapi tetap rendah hati dan menghormati setiap lawan. “Jangan pernah menyerah sebelum pertandingan benar-benar berakhir. Dalam olahraga maupun seni, terkadang kemenangan ditentukan pada detik terakhir, pada gerakan terakhir, atau pada keberanian terakhir”, ujar Direktur memberi semangat. Ia berpesan agar setiap peserta dalam memperoleh kemenangan harus dengan cara yang terhormat. Apabila hasil belum sesuai harapan, terimalah dengan jiwa besar dan jadikan sebagai bahan evaluasi untuk menjadi lebih kuat. Baginya, prestasi sejati tidak hanya terlihat dari medali yang diperoleh, tetapi juga dari sikap, perjuangan, persahabatan, dan pengalaman yang Saudara-saudara bawa pulang. “Bawalah semangat Pattimura, semangat orang Maluku yang berani, kuat, pantang menyerah, tetapi tetap santun dan menjunjung tinggi persaudaraan”, tandas Direktur. Di tempat yang sama, Wakil Direktur bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dwi Hariyanti mengatakan bahwa Porseni bukan hanya sekedar kompetisi dalam meraih medali, tetapi harus memiliki mental juara dan menjadi wadah untuk membangun karakter sebagai mahasiswa. “Dalam Porseni ini tidak semata-mata untuk mencari medali tetapi bagaimana membangun mental sebagai juara. Dan juga Porseni menjadi wadah untuk membangun silahturahmi dengan sesama mahasiswa Politeknik lainnya”, tandasnya. Manajer Kontingen, Elsina H. Aponno, dalam laporannya menyampaikan peserta dari Polnam sebanyak 19 orang yang terdiri atas 14 orang untuk 7 cabang olahraga,  atletik, pencak silat, karate, taekwondo, tenis meja, bulu tangkis, panjat tebing dan 5 orang untuk 3 cabang seni; solo song, puisi, dan monolog, serta didampingi oleh Panitia/Official sebanyak 8 orang. “Diharapkan dengan dilaksanakan kegiatan perlombaan ini, maka pembinaan mahasiswa Politeknik akan terus berkelanjutan, sehingga nantinya akan diperoleh alumni Politeknik yang handal di bidang akademik maupun non akademik sekaligus akan membawa nama baik Politeknik. Selain itu, kegiatan ini juga mampu menampung minat dan bakat mahasiswa sesuai dengan bidang yang disukai dan ditekuni yang akan menghindarkan mereka dari kegiatan-kegiatan negatif”, tandasnya. Untuk diketahui, Porseni XV Politeknik se-Indonesia akan diselenggarakan di Medan pada tanggal 24 Juli-1 Agustus 2026. (Humas)

Read More »

Direktur Melepas Kontingen Porseni Mahasiswa Polnam

Humas, Polnam – Direktur Politeknik Negeri Ambon (Polnam), Marceau A. F. Haurissa, melepas sebanyak 19 orang mahasiswa Polnam yang akan mengikuti Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar mahasiswa Politeknik se-Indonesia, Senin (20/7/2026) di kampus Polnam. Direktur mengatakan, mahasiswa yang akan mengikuti Porseni tidak hanya sebagai peserta perlombaan, tetapi juga membawa nama baik Politeknik Negeri Ambon dan membawa semangat masyarakat Maluku ke tingkat nasional. “Keberhasilan dalam sebuah perlombaan tidak hanya ditentukan oleh bakat dan kemampuan, tetapi juga oleh disiplin, kesiapan, kerja keras, kekompakan, dan ketahanan mental. Karena itu, jagalah disiplin waktu, disiplin latihan, disiplin menjaga kesehatan, serta disiplin menaati seluruh ketentuan pertandingan”, tegas Direktur. Bagi Direktur. seluruh peserta dari Polnam telah melalui proses seleksi, latihan, dan persiapan. Karena itu percayalah pada kemampuan diri sendiri, tetapi tetap rendah hati dan menghormati setiap lawan. “Jangan pernah menyerah sebelum pertandingan benar-benar berakhir. Dalam olahraga maupun seni, terkadang kemenangan ditentukan pada detik terakhir, pada gerakan terakhir, atau pada keberanian terakhir”, ujar Direktur memberi semangat. Ia berpesan agar setiap peserta dalam memperoleh kemenangan harus dengan cara yang terhormat. Apabila hasil belum sesuai harapan, terimalah dengan jiwa besar dan jadikan sebagai bahan evaluasi untuk menjadi lebih kuat. Baginya, prestasi sejati tidak hanya terlihat dari medali yang diperoleh, tetapi juga dari sikap, perjuangan, persahabatan, dan pengalaman yang Saudara-saudara bawa pulang. “Bawalah semangat Pattimura, semangat orang Maluku yang berani, kuat, pantang menyerah, tetapi tetap santun dan menjunjung tinggi persaudaraan”, tandas Direktur. Di tempat yang sama, Wakil Direktur bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dwi Hariyanti mengatakan bahwa Porseni bukan hanya sekedar kompetisi dalam meraih medali, tetapi harus memiliki mental juara dan menjadi wadah untuk membangun karakter sebagai mahasiswa. “Dalam Porseni ini tidak semata-mata untuk mencari medali tetapi bagaimana membangun mental sebagai juara. Dan juga Porseni menjadi wadah untuk membangun silahturahmi dengan sesama mahasiswa Politeknik lainnya”, tandasnya. Manajer Kontingen, Elsina H. Aponno, dalam laporannya menyampaikan peserta dari Polnam sebanyak 19 orang yang terdiri atas 14 orang untuk 7 cabang olahraga,  atletik, pencak silat, karate, taekwondo, tenis meja, bulu tangkis, panjat tebing dan 5 orang untuk 3 cabang seni; solo song, puisi, dan monolog, serta didampingi oleh Panitia/Official sebanyak 8 orang. “Diharapkan dengan dilaksanakan kegiatan perlombaan ini, maka pembinaan mahasiswa Politeknik akan terus berkelanjutan, sehingga nantinya akan diperoleh alumni Politeknik yang handal di bidang akademik maupun non akademik sekaligus akan membawa nama baik Politeknik. Selain itu, kegiatan ini juga mampu menampung minat dan bakat mahasiswa sesuai dengan bidang yang disukai dan ditekuni yang akan menghindarkan mereka dari kegiatan-kegiatan negatif”, tandasnya. Untuk diketahui, Porseni XV Politeknik se-Indonesia akan diselenggarakan di Medan pada tanggal 24 Juli-1 Agustus 2026. (Humas)

Polnam Berperan Menyiapkan SDM Blok Masela

Humas, Polnam – Groundbreaking Proyek Abadi Blok Masela, bagi Politeknik Negeri Ambon, tidak hanya dipandang sebagai pembangunan fasilitas industri migas. Tetapi juga momentum untuk membangun manusia Maluku, meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal, memperkuat pelaku usaha daerah, dan menciptakan ekosistem ekonomi baru yang memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Demikian pernyatan Direktur Politeknik Negeri Ambon, Marceau A. F. Haurissa, Jumat (17/7/2026) di Kampus Politeknik Negeri Ambon (Polnam). Menurut Direktur, Polnam memiliki program studi yang dapat bekerja sebagai satu ekosistem, meliputi bidang teknik sipil dan konstruksi; teknik mesin dan sistem mekanikal migas; kelistrikan, teknologi komputer dan energi; administrasi bisnis; akuntansi, perpajakan sektor publik; serta pariwisata. Seluruh bidang tersebut mempunyai ruang kontribusi dalam rantai nilai industri migas. Lanjutnya, Blok Masela akan membutuhkan tenaga kerja langsung pada bidang konstruksi, pengelasan, inspeksi, mekanikal, kelistrikan, instrumentasi, teknologi informasi, operasi, pemeliharaan, dan keselamatan kerja. Namun, di sekeliling pekerjaan teknis tersebut terdapat kebutuhan lain yang juga besar. “Karena itu, kami melihat seluruh program studi Polnam mempunyai ruang kontribusi. Sebab Blok Masela bukan hanya membuka peluang untuk menjadi pekerja migas. Blok Masela membuka peluang lahirnya teknisi, supervisor, tenaga administrasi, tenaga keuangan, tenaga digital, pengusaha lokal, dan pemimpin industri dari Maluku”, tutur Direktur. Menurut Direktur, Polnam tidak memulai dari nol. Komunikasi telah dibangun dengan INPEX dan secara bertahap, mengarahkannya dari kegiatan pengenalan industri menuju peningkatan kompetensi yang lebih konkret. “Langkah berikutnya adalah memasukkan pengalaman tersebut ke dalam pembelajaran, memperkuat sertifikasi kompetensi, melibatkan praktisi industri, memperluas magang, meningkatkan kompetensi dosen dan PLP, serta menyesuaikan fasilitas laboratorium dan bengkel dengan kebutuhan industri”, ujar Direktur. Baginya, Polnam berada pada posisi strategis untuk menghubungkan perguruan tinggi, SMK, BPTV, lembaga sertifikasi, pemerintah daerah, masyarakat, dan industri. “Visi kami adalah menjadikan Polnam sebagai hub pengembangan SDM vokasi Maluku dan Indonesia Timur, khususnya untuk bidang energi, migas, kemaritiman, konstruksi, dan teknologi terapan”, tegas Direktur. Ia menambahkan bahwa Blok Masela harus meninggalkan dua warisan besar bagi Maluku. Warisan pertama adalah infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Warisan kedua, dan yang paling penting, adalah sumber daya manusia Maluku yang kompeten, tersertifikasi, mandiri, dan mampu memimpin pembangunan di daerahnya sendiri. “Polnam siap mengambil tanggung jawab tersebut. Kami akan menggerakkan seluruh program studi sebagai satu ekosistem pendidikan vokasi, memperkuat kolaborasi dengan INPEX dan mitra industri, serta memastikan bahwa pembangunan industri di Maluku benar-benar menghadirkan ruang bagi anak-anak Maluku untuk bekerja, berwirausaha, berinovasi, dan bertumbuh secara bermartabat. Karena bagi Polnam, Blok Masela bukan hanya proyek energi, tetapi proyek pembangunan manusia Maluku”, tandas Direktur. (Humas)