Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) menyerahkan 10 produk hasil penelitian dan 9 produk hasil pengabdian kepada masyarakat kepada 7 Negeri di Kecamatan Nusalaut Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (2/7/2026) yang dipusatkan di Kampus Polnam.
Produk-produk tersebut merupakan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dan PNBP Politeknik Negeri Ambon tahun 2025 kepada masing- masing Negeri di Kecamatan Nusalaut.

Direktur Politeknik Negeri Ambon, Marceau A. F. Haurissa saat memberikan hasil produk tersebut kepada Camat Nusalaut menyampaikan bahwa Bagi Politeknik Negeri Ambon, kegiatan ini memiliki makna penting. Hasil penelitian dan pengabdian tidak boleh berhenti pada laporan, seminar, atau administrasi semata. Riset terapan dan inovasi teknologi harus hadir menjawab kebutuhan nyata masyarakat, mendorong hilirisasi, dan mendukung industrialisasi berbasis potensi nasional serta potensi lokal Maluku.
“Inilah hakikat pendidikan tinggi vokasi. Polnam harus hadir dengan ilmu yang terpakai, teknologi yang aplikatif, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah. Produk-produk yang hari ini diserahterimakan merupakan bagian dari tanggung jawab akademik dan sosial kampus kepada masyarakat Maluku, khususnya masyarakat di Kecamatan Nusalaut”, ungkap Direktur.
Menurutnya, melalui pendekatan gugus pulau, ekonomi biru, dan pemberdayaan masyarakat kepulauan, Polnam ingin memastikan bahwa ilmu pengetahuan, teknologi terapan, dan kompetensi dosen benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

“Inilah kontribusi nyata Polnam dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul, pemerataan pembangunan, dan keadilan wilayah, terutama bagi masyarakat pulau-pulau kecil dan negeri-negeri di Maluku”, tandasnya.
Sementara itu Camat Nusalaut, Glenn Masela, menyampaikan rasa terima kasih kepada Politeknik Negeri Ambon karena sudah menjadikan Kecamatan Nusalaut sebagai objek maupun subjek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Secara umum, kami menyadari bahwa Kecamatan Nusalaut sebagai salah satu kecamatan yang memang merasa terpinggirkan karena rentang kendali yang cukup jauh dari ibukota kabupaten dan ibu kota provinsi. Untuk itu kami sampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Politeknik Negeri Ambon”, ujar Camat.
Ia melanjutkan bahwa lewat penyerahan produk ini menyadarkan semua orang bahwa peran akademisi terkait tridharma pendidikan tinggi merupakan buah dari hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya di ruang kelas teori tetapi juga berdampak luas bagi masyarakat.
“Saya berharap apa yang telah diberikan oleh Politeknik Negeri Ambon menjadi stimulus bagi negeri-negeri di Nusalaut dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya”, tandas Camat.

Turut hadir dalam penyerahan produk itu antara lain para Wakil Direktur Polnam, Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) Polnam, para Peneliti dan Pengabdi serta Kepala Pemerintahan Negeri di Nusalaut.
Produk hasil Penelitian yang diberikan yaitu Buku Kas Kegiatan Desa, Lampu Jalan Tenaga Surya, Dokumen Spesifikasi Teknis Tepung Empulur Sagu untuk Reologi Pengeboran, Pompa Air Submassible Tenaga Surya, Dokumen Design Bangunan Break Water, SOP Pengembangan Homestay, Dokumen Spesifikasi Teknis Tepung Empulur Sagu Untuk Penyerapan Suara Partikel Board, Modul Pembelajaran Project Bassed Learning, Aplikasi Learning Manajemen System dan Panduannya, dan SOP Pemberdayaan Perempuan Masyarakat Pesisir
Sedangkan produk hasil Pengabdian Masyarakat yaitu Triangle Booth, TV Integritas web 65 inch dan 45 inch, Aplikasi E-prensensi, SK Pembentukan POKDARWIS, Pocket Guide Book, Panduan pengelolaan Keuangan Berbasis Digital bagi BUMDES dan UMKM, Dokumen detail engineering design kintal ekspresi, Aplikasi Design Kemasan dan Panduannya untuk produk Lokal, dan Modul Revitalisasi BUMDES.
(Humas)