Humas, Polnam – Sebanyak 40 orang Pejabat di Lingkungan Politeknik Negeri Ambon (Polnam) dilantik oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Sesjen Kemdiktisaintek), Prof. Badri Munir Sukoco, S.E., MBA., Ph. D, di kampus Polnam, Selasa (8/9/2026). Pejabat yang dilantik secara daring itu meliputi Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Koordinator Program Studi, Kepala Laboratorium, Kepala Unit Penunjang Akademik, Ketua dan Sekretaris Satuan Pengawas Internal. Sesjen Kemdiktisaintek dalam sambutannya mengatakan bahwa pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji hari ini bukan sekedar proses administratif, tetapi di dalamnya terdapat amanah kepercayaan tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui kerja yang nyata bagi institusi negara dan masyarakat. “Perubahan teknologi yang sangat cepat termasuk perkembangan artificial intelligence (AI) telah mengubah cara kita bekerja, belajar dan merumuskan kebijakan. Pada saat yang sama Indonesia tengah menyongsong puncak bonus demografi, sehingga momentum ini harus dimanfaatkan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya besar secara jumlah tapi juga kompeten terhadap teknologi terintegrasi dan berkarakter”, ujar Sesjen. Karena itu, menurutnya, pendidikan tinggi memegang peran strategis dalam menyiapkan talenta yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan dunia kerja termasuk melalui penguatan pendidikan vokasional yang terhubung erat dengan dunia usaha dan industri serta mendorong inovasi terapan. “Amanah yang saudara terima hari ini bukan sekedar menjalankan jabatan dan fungsi tetapi turut memastikan agar agenda transformasi pendidikan tinggi diwujudkan melalui kerja nyata dan tata kelola yang baik, penguatan talenta serta inovasi yang memberi manfaat bagi masyarakat”, tegasnya. Ia menitip pesan bahwa para pejabat yang dilantik memegang peran penting dalam memastikan roda operasional penjaminan mutu pelayanan akademik dan fungsi kelembagaan berjalan dengan baik. Karena itu harus dalam menjalani amanah ini harus dengan profesionalisme, integritas dan penuh ketelitian. “Ingatlah bahwa jabatan memiliki batas waktu, tetapi gunakan amanah ini untuk menghadirkan perubahan yang nyata, menjaga kepercayaan yang diberikan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat”, tandasnya. Para Pejabat yang dilantik dengan keputusan Direktur Politeknik Negeri Ambon nomor 243h/PL13/KL/2026, 243i/PL13/KL/2026, 243j/PL13/KL/2026, 243k/PL13/KL/2026, 243l/PL13/KL/2026, 243m/PL13/KL/2026, 243n/PL13/KL/2026, antara lain: 1. Vector Reinhard Redolf Hutubessy, S.T., M.Eng. sebagai Ketua Jurusan Teknik Sipil2. Leslie Sovie Loppies, S.T., M.Si. sebagai Ketua Jurusan Teknik Mesin3. Halomoan Marthin Muskita, S.T., SST., M.T. sebagai Ketua Jurusan Teknik Elektro4. Dr. Zany Irayati Aunalal, S.E., M.Sc. sebagai Ketua Jurusan Administrasi Niaga5. Daniel Yohannis Titapasanea, S.E., M.Sc. sebagai Ketua Jurusan Akuntansi6. Mouren Wuarlela, S.Pd., M.Pd. sebagai Sekretaris Jurusan Teknik Sipil7. Josef Matheus, SST., M.T. sebagai Sekretaris Jurusan Teknik Mesin8. Dr.Sri Widyanti Ginting, S.Kom., M.Cs. sebagai Sekretaris Jurusan Teknik Elektro9. Join Rachel Luturmas, S.E., M.Sc. sebagai Sekretaris Jurusan Administrasi Niaga10. Dr. Zulkarim Salampessy, S.E., MSA., Ak. sebagai Sekretaris Jurusan Akuntansi11. Dr. Paulus Fredy Picauly, S.T., M.Eng. sebagai Kepala Laboratorium Jurusan Teknik Sipil12. Cley Talakua, S.T., M.Si. sebagai Kepala Laboratorium Jurusan Teknik Mesin13. Arnold James Kastanja, S.T., M.T. sebagai Kepala Laboratorium Jurusan Teknik Elektro14. Poserattu Valence Alfonso, S.E., M.Si. sebagai Kepala Laboratorium Jurusan Administrasi Niaga15. Semy Pesireron, S.E., M.Si., Akt., CGAA. sebagai Kepala Laboratorium Jurusan Akuntansi16. Abraham Tuanakotta, S.T., M.T. sebagai Koordinator Program Studi Diploma III Teknik Sipil17. Septo Christoffel Tuasuun, S.T., M.Eng. sebagai Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Teknik Konstruksi Jalan dan Jembatan18. Henriette Dorothy Titaley, S.T., M.T. sebagai Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Proyek Konstruksi19 .Graciadiana Irena Huka, S.T., M.T. sebagai Koordinator Program Studi Diploma III Teknik Mesin20. Eka Rahmat Mahayani Anthonio Putera Lilipaly, S.T., M.T. sebagai Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Teknik Produksi Minyak dan Gas21. Edison Effendy, S.T., M.T. sebagai Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Sistem Mekanikal Minyak dan Gas22. Rina Latuconsina, S.T., M.T. sebagai Koordinator Program Studi Diploma III Teknik Elektro23. Melda Dahoklory, S.Kom., M.T. sebagai Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Teknik Informatika24. Marselin Jamlaay, S.T., M.T. sebagai Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Sistem Kelistrikan Minyak dan Gas25. Ari Permana L., S.T., M.T. sebagai Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Energi Terbarukan26. Caryl Alyona, S.Kom., MM.SI. sebagai Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Rekayasa Komputer27. Kalsum Lussy, S.E, M.M. sebagai Koordinator Program Studi Diploma III Administrasi Bisnis28. Dr. Saul Ronald Jacob Saleky, S.E., M.Si. sebagai Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Administrasi Bisnis29. August Johannes Ricolat Ufie, S.Pi., M.Sc. sebagai Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Destinasi Pariwisata30. Satiah Latuconsina, S.E., M.Ak. sebagai Koordinator Program Studi Diploma III Akuntansi31. Jacomina Vonny Litamahuputty, S.E., M.M. sebagai Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Sektor Publik32. Mis Fertyno Situmeang, S.E., M.Si., Akt. sebagai Koordinator Program Studi Sarjana Terapan Akuntansi Perpajakan33. Jessy Juniu Hahury, S.Pd., M.Pd. sebagai Kepala Unit Penunjang Akademik Perpustakaan34. Dr. Sylvia Irene Persulessy, S.Pd., M.Pd. sebagai Kepala Unit Penunjang Akademik Bahasa35. Syukri Gazali Suatkab, S.Kom., M.Kom. sebagai Kepala Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi36. Johanis Tupalessy, SST., M.T. sebagai Kepala Unit Penunjang Akademik Perawatan dan Perbaikan37. Berthy Pelasula, S.T., M.T. sebagai Kepala Unit Penunjang Akademik Layanan Uji Kompetensi38. Frangky Jansen Louth, S.E., M.Si. sebagai Kepala Unit Penunjang Akademik Pengembangan Karier dan Kewirausahaan39. Meidylisa Patty, S.E., M.Si. sebagai Ketua Satuan Pengawas Internal40. Trudy Maryona Nussy, S.E., MSA. sebagai Sekretaris Satuan Pengawas Internal (Humas)
Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) menyelenggarakan Open Recruitment Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) kepada mahasiswa baru angkatan 2026, Senin (31/8/2026) di gedung utama Polnam. Kegiatan ini merupakan rangkaian dari kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus untuk Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026. Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dwi Hariyanti, saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan mahasiswa Polnam harus menjadi mahasiswa yang kompeten, berkarakter, adaptif, kreatif, inovatif dan siap menghadapi perubahan. “Mahasiswa bukan objek perubahan, melainkan merupakan co-creator perubahan. Artinya bukan hanya penerima layanan pendidikan, tetapi juga bagian penting dari proses membangun dan mengembangkan kampus”, ujar Wadir 3. Ia mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai ruang yang tersedia di kampus berupa organisasi kemahasiswaan, kegiatan kreativitas dan penalaran, olahraga, seni, kewirausahaan, program pengembangan karakter, kerjasama dengan dunia industri, hingga berbagai kegiatan nasional dan internasional. “Jangan hanya menjadi mahasiswa yang cuma hadir di kelas. Jadilah mahasiswa yang hadir dalam perubahan. Sebab kalian adalah generasi yang akan menentukan wajah Politeknik Negeri Ambon di masa Depan”, tegasnya. Ia pun menghimbau agar selalu menjaga persatuan di tengah keberagaman. Baginya, boleh berbeda latar belakang, daerah, karakter dan pilihan kegiatan, tetapi harus tetap menjaga sebagai satu keluarga Polnam. Sementara itu Ketua Panitia pelaksana, Saul Saleky, menyampaikan Kegiatan Open Recruitment diselenggarakan dalam rangka menyambut Tahun Akademik 2026/2027 guna mengimplementasikan Peraturan Direktur Politeknik Negeri Ambon Nomor 2/PL13/KL.P/2024 tentang Pedoman Penyelenggaraan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa). “Politeknik Negeri Ambon memiliki 11 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang menjadi wadah pengembangan minat, bakat, dan soft skills mahasiswa di luar perkuliahan”, ujarnya. Menurutnya, kegiatan tahun ini mengusung tema: “Temukan Passionmu, Kembangkan Potensimu.” Yang bertujuan Memberikan ruang bagi mahasiswa baru untuk mengenali dan mendaftar ke UKM yang tersedia.; Memberikan ruang promosi maksimal bagi UKM melalui sistem stan dan panggung utama; Menciptakan proses rekrutmen yang transparan, cepat, dan menyenangkan bagi mahasiswa baru. “Semoga melalui kegiatan ini, mahasiswa baru Polnam dapat menemukan wadah yang tepat untuk mengembangkan minat, bakat, dan potensi diri, serta bersama-sama mewujudkan mahasiswa Polnam yang unggul”, tandasnya. (Humas)
Sebanyak 695 Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Ambon (Polnam) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026 di kampus Polnam, 26-28 Agustus 2026 dengan tema Tangguh Berintegritas, Cakap Digital, Berdampak bagi Negeri. Wakil Direktur Bidang Akademik selaku Plh. Direktur Polnam saat membuka PKKMB mengatakan memilih pendidikan vokasi seperti Politeknik adalah sebuah pilihan yang sangat tepat untuk menjawab kebutuhan zaman.pkerena Pendidikan vokasi tidak hanya berbicara tentang teori, tetapi juga tentang keterampilan, kompetensi, pengalaman praktik, kreativitas, inovasi, dan kesiapan menghadapi dunia kerja serta dunia usaha dan industri. “Karena itu, jangan pernah memandang pendidikan vokasi sebagai pilihan kedua. Justru di tengah perubahan teknologi dan tuntutan dunia kerja yang semakin cepat, bangsa ini membutuhkan lulusan vokasi yang terampil, adaptif, kreatif, dan mampu memecahkan persoalan nyata di masyarakat”, ujarnya. Menurutnya, tema PKKMB kali ini mengandung pesan yang sangat kuat. Baginya tema ini membuat mahasiswa Polnam nanti menjadi lulusan yang ketika kembali ke tengah masyarakat mampu menjawab persoalan nyata, menciptakan solusi, membuka peluang, dan ikut membangun daerah. “Kepulauan Maluku memiliki potensi luar biasa. Laut, perikanan, pertanian, pariwisata, energi terbarukan, ekonomi kreatif, serta berbagai sumber daya lainnya menunggu sentuhan generasi muda yang memiliki pengetahuan dan keterampilan”, katanya. Baginya, Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud hanya melalui pembangunan infrastruktur dan teknologi. Indonesia Emas membutuhkan manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, kompeten, adaptif, dan memiliki integritas. “Oleh karena itu, saya berpesan kepada kalian: jangan hanya menjadi mahasiswa yang datang ke kampus, mengikuti kuliah, mengerjakan tugas, mengikuti ujian, lalu mendapatkan ijazah. Jadilah mahasiswa yang aktif belajar, aktif berkarya, aktif berorganisasi, aktif berinovasi, dan aktif memberikan manfaat”, tandasnya. Sementara itu Ketua Panitia PKKMB Polnam tahun 2026, Sanny Aunalal, dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini dimaksudkan sebagai ruang transisi dari kehidupan siswa menuju kehidupan mahasiswa yang lebih dewasa, mandiri, bertanggung jawab, dan siap beradaptasi dengan budaya akademik. “PKKMB Politeknik Negeri Ambon dilaksanakan selama tiga hari, mulai Rabu, 26 Agustus sampai dengan Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan institusi dipusatkan pada Gedung Utama, sedangkan sesi pengenalan profil jurusan dan penataan kampus dilaksanakan di jurusan masing-masing. Peserta kegiatan berjumlah 695 mahasiswa baru yang berasal dari 17 program studi di lingkungan Politeknik Negeri Ambon”, ujarnya. Menurutnya kegiatan ini diselenggarakan oleh Panitia PKKMB Politeknik Negeri Ambon Tahun 2026 dengan melibatkan unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Pada pelaksanaan PKKMB, panitia juga didukung secara aktif oleh BEM, HMJ, UKM PMI, UKM Komfisme, dan UKM Menwa. Kegiatan ini turut didukung oleh para narasumber dari unsur internal dan eksternal serta para mitra. Ia berharap berharap mahasiswa baru tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan keterampilan vokasi, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, etis, dan bertanggung jawab. “Kami berharap PKKMB ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi sungguh-sungguh menjadi titik awal terbentuknya mahasiswa Politeknik Negeri Ambon yang berintegritas, disiplin, tangguh, adaptif, kreatif, dan mampu menjadi penyelesai masalah”, harapnya. (Humas)
Humas, Polnam – Suasana meriah nampak dalam perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia di Politeknik Negeri Ambon, Senin (17/8/2026) dengan digelarnya sejumlah mata lomba. Wakil Direktur Bidang Akademik selaku Plh. Direktur, Lory Parera, dalam sambutannya menyampaikan Politeknik Negeri Ambon menyelenggarakan kegiatan lomba sebagai bentuk rasa syukur, semangat nasionalisme, serta mempererat kebersamaan seluruh civitas akademika. “Saya berharap kegiatan lomba ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga dapat menumbuhkan nilai sportifitas, kekompakan, kreativitas, dan semangat kemerdekaan di lingkungan Politeknik Negeri Ambon”, ujar Plh. Direktur. Selain itu, Plh. Direktur Politeknik Negeri Ambon juga mengajak seluruh peserta dan civitas akademika untuk menjadikan kegiatan ini sebagai momentum memperkuat rasa kebersamaan, kekeluargaan, dan kepedulian antar sesama. “Semangat kemerdekaan hendaknya terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkungan kampus maupun di tengah masyarakat”, katanya. Ia berharap agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan lancar, aman, dan penuh kegembiraan, serta memberikan pengalaman positif bagi seluruh pihak yang terlibat. Sehingga melalui momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Polnam terus menjaga persatuan, menghargai perjuangan para pahlawan, serta bersama-sama membangun bangsa melalui karya dan prestasi terbaik. “Dengan semangat kemerdekaan, mari kita terus melangkah bersama untuk mewujudkan generasi yang unggul, berkarakter, dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara”, tandasnya. (Humas)
Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) merayakan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81, Senin (17/8/2026) di kampus Polnam. Wakil Direktur Bidang Akademik selaku Plh. Direktur Polnam, Lory Parera, yang bertindak sebagai inspektur upacara saat membaca sambutan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI menyampaikan perguruan tinggi tidak hanya bertugas menghasilkan lulusan dan memberikan gelar. Kampus harus melahirkan manusia Indonesia yang unggul, berintegritas, menguasai ilmu pengetahuan, mencintai bangsanya, dan berani mengambil tanggung jawab bagi kemajuan Indonesia. “Kampus juga harus menjadi tempat lahirnya riset, teknologi, dan inovasi. Dari laboratorium-laboratorium perguruan tinggi harus tumbuh teknologi pangan, energi, kesehatan, semikonduktor, kecerdasan artifisial, material maju, serta berbagai deep technology yang akan menentukan masa depan bangsa”, ujarnya. Menurutnya, Kampus juga harus menjadi tempat lahirnya riset, teknologi, dan inovasi. Dari laboratorium-laboratorium perguruan tinggi harus tumbuh teknologi pangan, energi, kesehatan, semikonduktor, kecerdasan artifisial, material maju, serta berbagai deep technology yang akan menentukan masa depan bangsa. “Kita harus mampu mengubah kekayaan alam menjadi nilai tambah. Kita harus membangun industri nasional yang kuat. Kita harus menguasai sains dan teknologi. Dalam perjuangan inilah perguruan tinggi harus menjadi tulang punggung kebangkitan Indonesia”, tegasnya. Ia juga mengatakan Riset tidak boleh berhenti sebagai laporan atau publikasi. Riset harus bergerak menjadi prototipe, paten, produk, dan solusi yang digunakan masyarakat. Dari kampus harus lahir perusahaan rintisan berbasis teknologi. “Sejarah menunjukkan bahwa negara maju selalu ditopang oleh penguasaan sains, teknologi, dan industri. Karena itu, kebangkitan industri Indonesia harus dimulai dan diperkuat dari perguruan tinggi”, tandasnya. Plh. Direktur juga menyematkan penganugerahan tanda kehormatan Satyalencana Karya Satya kepada 31 orang ASN atas pengabdiannya bagi negara. Penganugerahan itu kepada 8 orang untuk pengabdian 30 tahun, 2 orang untuk pengabdian 20 tahun dan 1 orang dengan pengabdian 10 tahun. (Humas)
Sebanyak kurang lebih 15 Industri memeriahkan Polnam Job Fair 2026, Sabtu (15/8/2026) di kampus Politeknik Negeri Ambon. Job fair adalah pameran atau acara pertemuan antara pencari kerja dan perusahaan atau perekrut di satu tempat. Wakil Direktur bidang Akademik sebagai Plh. Direktur Politeknik Negeri Ambon, Lory M. Parera, saat membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kegiatan Job Fair ini merupakan salah satu bentuk komitmen Politeknik Negeri Ambon dalam mempersiapkan lulusan agar mampu memasuki dunia kerja secara profesional. “Saya berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi tempat untuk mencari dan mendapatkan pekerjaan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa dan alumni untuk mengenal kebutuhan dunia industri, membangun jejaring. mengembangkan kepercayaan diri, serta memahami pentingnya kompetensi, integritas, etika, dan sikap profesional dalam membangun karier”, ujarnya. Ia berharap Job Fair dapat memperkuat hubungan antara pendidikan vokasi dan dunia industri sekaligus membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan alumni untuk berkarier dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa. “Dunia kerja membutuhkan bukan hanya lulusan yang memiliki kemampuan akademik dan teknis, tetapi juga pribadi yang disiplin, adaptif, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, dan memiliki kemauan untuk terus belajar”, tegasnya. Sementara itu Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dwi Hariyanti, menyampaikan melalui Job Fair ini, Polnam juga berharap dapat memperoleh masukan dari dunia industri mengenai kompetensi yang saat ini dibutuhkan. Masukan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bagi Politeknik Negeri Ambon dalam terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan kompetensi lulusan tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja. “Bagi Politeknik Negeri Ambon, dunia industri merupakan mitra strategis. Kerja sama antara perguruan tinggi dan industri tidak boleh berhenti pada kegiatan rekrutmen tenaga kerja saja, tetapi harus dikembangkan dalam berbagai bentuk kolaborasi, seperti penyelarasan kurikulum, magang mahasiswa, sertifikasi kompetensi, kuliah praktisi, penelitian terapan, pengembangan inovasi, hingga pengembangan sumber daya manusia”, katanya. Baginya, Job Fair ini menjadi ruang penting untuk mempertemukan lulusan dan calon lulusan dengan dunia usaha dan dunia industri. “Saya berharap Job Fair Politeknik Negeri Ambon Tahun 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara kampus, dunia usaha, dunia industri, pemerintah, alumni, dan masyarakat”, tandasnya. Polnam Job Fair 2026 dimeriahkan oleh 15 Industri yang ada di kota Ambon, serta diikuti oleh kurang leboh 352 orang pencari kerja. (Humas)
Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) kembali menorehkan prestasi di Kota Medan, Sumatera Utara, dalam ajang Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) XV Mahasiswa Politeknik se-Indonesia, 24 Juli – 1 Agustus 2026. Dalam ajang tersebut, Polnam berhasil meraih 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Direktur Politeknik Negeri Ambon, Marceau A. F. Haurissa, saat menyambut kontingen Polnam di Bandara Pattimura Ambon menyampaikan kontingen mahasiswa Polnam telah mengharumkan nama almamater pada Porseni Mahasiswa Politeknik se-Indonesia di Medan dengan prestasi yang diraih. “Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar Polnam, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras, semangat, dan dedikasi yang telah ditunjukkan”, ujar Direktur. Menurut Direktur, keberhasilan meraih 1 medali emas, 1 medali perak, serta 2 medali perunggu merupakan prestasi yang membanggakan dan menjadi bukti bahwa mahasiswa Polnam mampu bersaing di tingkat nasional. “Terima kasih kepada para atlet, pelatih, official, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Teruslah berprestasi, tetap rendah hati, dan jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik di masa mendatang”, tandas Direktur. Sementara itu menurut Manajer Kontingen, Elsina H. Aponno, kedepannya proses seleksi dan persiapan untuk Porseni harus dilakukan sejak penerimaan mahasiswa baru, sehingga bisa mendapatkan bibit-bibit unggul untuk mewakili Polnam kedepannya. “Unit Kegiatan Mahasiswa harus ditingkatkan lagi sebagai wahana untuk membina prestasi mahasiswa. Karena menumbuh kembangkan bakat olah raga dan seni yang dimiliki mahasiswa yang pada akhirnya meningkatkan prestasi akademik dan non akademik bagi mahasiswa. Melalui olah raga dan seni seseorang dapat menyalurkan hobi yang dapat menyegarkan dan menyehatkan sekaligus meningkatkan soft skill-nya”, tandasnya. Prestasi yang diraih mahasiswa Polnam antara lain Medali Emas Karate atas nama Syefi K Tuhumury, Medali Perak Taekwondo atas nama Zcsalzcsabillah.T.A.P, Medali Perunggu Mono Song Melayu atas nama Ian Fikriandi dan Medali Perunggu Silat Seni atas nama Iqrahman Ismail. (Humas)
Humas, Polnam – Direktur Politeknik Negeri Ambon (Polnam), Marceau A. F. Haurissa, melepas sebanyak 19 orang mahasiswa Polnam yang akan mengikuti Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) antar mahasiswa Politeknik se-Indonesia, Senin (20/7/2026) di kampus Polnam. Direktur mengatakan, mahasiswa yang akan mengikuti Porseni tidak hanya sebagai peserta perlombaan, tetapi juga membawa nama baik Politeknik Negeri Ambon dan membawa semangat masyarakat Maluku ke tingkat nasional. “Keberhasilan dalam sebuah perlombaan tidak hanya ditentukan oleh bakat dan kemampuan, tetapi juga oleh disiplin, kesiapan, kerja keras, kekompakan, dan ketahanan mental. Karena itu, jagalah disiplin waktu, disiplin latihan, disiplin menjaga kesehatan, serta disiplin menaati seluruh ketentuan pertandingan”, tegas Direktur. Bagi Direktur. seluruh peserta dari Polnam telah melalui proses seleksi, latihan, dan persiapan. Karena itu percayalah pada kemampuan diri sendiri, tetapi tetap rendah hati dan menghormati setiap lawan. “Jangan pernah menyerah sebelum pertandingan benar-benar berakhir. Dalam olahraga maupun seni, terkadang kemenangan ditentukan pada detik terakhir, pada gerakan terakhir, atau pada keberanian terakhir”, ujar Direktur memberi semangat. Ia berpesan agar setiap peserta dalam memperoleh kemenangan harus dengan cara yang terhormat. Apabila hasil belum sesuai harapan, terimalah dengan jiwa besar dan jadikan sebagai bahan evaluasi untuk menjadi lebih kuat. Baginya, prestasi sejati tidak hanya terlihat dari medali yang diperoleh, tetapi juga dari sikap, perjuangan, persahabatan, dan pengalaman yang Saudara-saudara bawa pulang. “Bawalah semangat Pattimura, semangat orang Maluku yang berani, kuat, pantang menyerah, tetapi tetap santun dan menjunjung tinggi persaudaraan”, tandas Direktur. Di tempat yang sama, Wakil Direktur bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama, Dwi Hariyanti mengatakan bahwa Porseni bukan hanya sekedar kompetisi dalam meraih medali, tetapi harus memiliki mental juara dan menjadi wadah untuk membangun karakter sebagai mahasiswa. “Dalam Porseni ini tidak semata-mata untuk mencari medali tetapi bagaimana membangun mental sebagai juara. Dan juga Porseni menjadi wadah untuk membangun silahturahmi dengan sesama mahasiswa Politeknik lainnya”, tandasnya. Manajer Kontingen, Elsina H. Aponno, dalam laporannya menyampaikan peserta dari Polnam sebanyak 19 orang yang terdiri atas 14 orang untuk 7 cabang olahraga, atletik, pencak silat, karate, taekwondo, tenis meja, bulu tangkis, panjat tebing dan 5 orang untuk 3 cabang seni; solo song, puisi, dan monolog, serta didampingi oleh Panitia/Official sebanyak 8 orang. “Diharapkan dengan dilaksanakan kegiatan perlombaan ini, maka pembinaan mahasiswa Politeknik akan terus berkelanjutan, sehingga nantinya akan diperoleh alumni Politeknik yang handal di bidang akademik maupun non akademik sekaligus akan membawa nama baik Politeknik. Selain itu, kegiatan ini juga mampu menampung minat dan bakat mahasiswa sesuai dengan bidang yang disukai dan ditekuni yang akan menghindarkan mereka dari kegiatan-kegiatan negatif”, tandasnya. Untuk diketahui, Porseni XV Politeknik se-Indonesia akan diselenggarakan di Medan pada tanggal 24 Juli-1 Agustus 2026. (Humas)
Humas, Polnam – Groundbreaking Proyek Abadi Blok Masela, bagi Politeknik Negeri Ambon, tidak hanya dipandang sebagai pembangunan fasilitas industri migas. Tetapi juga momentum untuk membangun manusia Maluku, meningkatkan kompetensi tenaga kerja lokal, memperkuat pelaku usaha daerah, dan menciptakan ekosistem ekonomi baru yang memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Demikian pernyatan Direktur Politeknik Negeri Ambon, Marceau A. F. Haurissa, Jumat (17/7/2026) di Kampus Politeknik Negeri Ambon (Polnam). Menurut Direktur, Polnam memiliki program studi yang dapat bekerja sebagai satu ekosistem, meliputi bidang teknik sipil dan konstruksi; teknik mesin dan sistem mekanikal migas; kelistrikan, teknologi komputer dan energi; administrasi bisnis; akuntansi, perpajakan sektor publik; serta pariwisata. Seluruh bidang tersebut mempunyai ruang kontribusi dalam rantai nilai industri migas. Lanjutnya, Blok Masela akan membutuhkan tenaga kerja langsung pada bidang konstruksi, pengelasan, inspeksi, mekanikal, kelistrikan, instrumentasi, teknologi informasi, operasi, pemeliharaan, dan keselamatan kerja. Namun, di sekeliling pekerjaan teknis tersebut terdapat kebutuhan lain yang juga besar. “Karena itu, kami melihat seluruh program studi Polnam mempunyai ruang kontribusi. Sebab Blok Masela bukan hanya membuka peluang untuk menjadi pekerja migas. Blok Masela membuka peluang lahirnya teknisi, supervisor, tenaga administrasi, tenaga keuangan, tenaga digital, pengusaha lokal, dan pemimpin industri dari Maluku”, tutur Direktur. Menurut Direktur, Polnam tidak memulai dari nol. Komunikasi telah dibangun dengan INPEX dan secara bertahap, mengarahkannya dari kegiatan pengenalan industri menuju peningkatan kompetensi yang lebih konkret. “Langkah berikutnya adalah memasukkan pengalaman tersebut ke dalam pembelajaran, memperkuat sertifikasi kompetensi, melibatkan praktisi industri, memperluas magang, meningkatkan kompetensi dosen dan PLP, serta menyesuaikan fasilitas laboratorium dan bengkel dengan kebutuhan industri”, ujar Direktur. Baginya, Polnam berada pada posisi strategis untuk menghubungkan perguruan tinggi, SMK, BPTV, lembaga sertifikasi, pemerintah daerah, masyarakat, dan industri. “Visi kami adalah menjadikan Polnam sebagai hub pengembangan SDM vokasi Maluku dan Indonesia Timur, khususnya untuk bidang energi, migas, kemaritiman, konstruksi, dan teknologi terapan”, tegas Direktur. Ia menambahkan bahwa Blok Masela harus meninggalkan dua warisan besar bagi Maluku. Warisan pertama adalah infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Warisan kedua, dan yang paling penting, adalah sumber daya manusia Maluku yang kompeten, tersertifikasi, mandiri, dan mampu memimpin pembangunan di daerahnya sendiri. “Polnam siap mengambil tanggung jawab tersebut. Kami akan menggerakkan seluruh program studi sebagai satu ekosistem pendidikan vokasi, memperkuat kolaborasi dengan INPEX dan mitra industri, serta memastikan bahwa pembangunan industri di Maluku benar-benar menghadirkan ruang bagi anak-anak Maluku untuk bekerja, berwirausaha, berinovasi, dan bertumbuh secara bermartabat. Karena bagi Polnam, Blok Masela bukan hanya proyek energi, tetapi proyek pembangunan manusia Maluku”, tandas Direktur. (Humas)
Humas, Polnam – Direktur Politeknik Negeri Ambon (Polnam), Marceau A. F. Haurissa, atas nama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi melantik 3 orang Wakil Direktur (Wadir) dan 2 orang Kepala Pusat Politeknik Negeri Ambon, Rabu (15/7/2026) di Kampus Polnam. Para wakil direktur yang dilantik adalah Ir. Lory Marcus Parera, S.T., M.T., IPU., ACPE., selaku wadir bidang Akademik, Stenly Ronaldo Titioka, S.E., M.Si., selaku wadir bidang Keuangan dan Umum, dan Prof., Dr. Dwi Hariyanti, S.E., M.M., Akt., CA., selaku wadir bidang Kemahasiswaam dan Kerjasama. Sedangkan 2 orang Kepala Pusat yang dilantik adalah Dr. Pieter Lourens Frans, S.T., M.T., selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) dan Luwis H. Laisina, S.T., M.T., selaku Kepala Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran (P2MP2). Dalam sambutannya Direktur berpesan bahwa jabatan yang diemban bukan sekadar kedudukan struktural, tetapiamanah akademik, amanah manajerial, dan amanah moral. perlu ada komitmen terukur untuk mewujudkan target kinerja institusi, mendukung Perjanjian Kinerja Direktur, serta mempertanggungjawabkan keberhasilan maupun kegagalan capaian di bidang masing-masing. “Kepada Wakil Direktur Bidang Akademik saya harapkan menjadi motor penguatan mutu akademik, serta penguatan Tridharma berbasis keunggulan institusi. Bagi Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum harus memastikan tata kelola anggaran, dan layanan umum berjalan efektif, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada hasil. Dan kepada Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama harus menggerakkan prestasi mahasiswa, kesiapan lulusan bekerja, kewirausahaan, kerja sama strategis, serta pencegahan kekerasan, narkoba, dan korupsi di lingkungan kampus”, tegas Direktur. Ia juga memberikan pesan kepada Kepala P3M dan P2MP2 agar memperkuat riset terapan, pengabdian kepada masyarakat, hilirisasi hasil penelitian, publikasi, kolaborasi industri, dan dokumentasi dampak bagi masyarakat. Juga memastikan siklus penjaminan mutu PPEPP berjalan di seluruh unit, memperkuat akreditasi, mutu pembelajaran, OBE, PBL, teaching factory, audit mutu internal, dan validasi data kinerja. “Saya tegaskan, seluruh pejabat baru bertanggung jawab kepada pimpinan sesuai bidang tugasnya. Kita akan bekerja berdasarkan target, data, bukti kinerja, dan dampak. Saya akan melakukan evaluasi secara berkala. Prestasi akan kita apresiasi, tetapi kelalaian, konflik kepentingan, penyalahgunaan kewenangan, dan rendahnya integritas harus kita koreksi secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku”, ujar Direktur. Direktur juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pejabat lama yang pada hari ini telah meletakkan jabatan. Baginya, setiap kebijakan yang telah diambil, setiap program yang telah dijalankan, setiap capaian yang telah diraih, bahkan setiap tantangan yang telah dihadapi, semuanya menjadi pelajaran berharga dan fondasi penting bagi Polnam untuk melangkah lebih kuat ke depan. “Saya percaya bahwa jabatan boleh berakhir, tetapi pengabdian kepada institusi tidak pernah selesai. Karena itu, saya berharap pengalaman, pemikiran, dan keteladanan Bapak/Ibu tetap menjadi energi positif bagi keluarga besar POLNAM”, tandasnya. (Humas)
Highlight
Polnam Selenggarakan Open Recruitment UKM
695 Mahasiswa Baru Polnam Mengikuti PKKMB
Mahasiswa Polnam Ukir Prestasi Di Kota Medan
Berita Populer
-
19 May 2025Polnam Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Mandiri: Ada 2 Prodi Baru
-
31 Dec 2024Polnam Siap Kembangkan Kawasan Gugus Pulau Di Maluku
-
10 May 2025Polnam Bekerja Sama Dengan PT. Bank BNI Terkait Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi Dan Pelayanan Jasa Keuangan
-
07 Jan 2025Polnam Gelar Coffee Morning Mengawali Tahun 2025
-
02 Jun 2025Direktur Mengambil Sumpah/Janji Sejumlah ASN Polnam