Humas, Polnam – Marceau Armstrong Filex Haurissa, S.T., M.Eng. resmi dilantik sebagai Direktur Politeknik Negeri Ambon (Polnam) masa jabatan 2026-2030 oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D., Senin (8/6/2026) di Jakarta. Pada Kesempatan itu, Mendiktisaintek mengatakan pelantikan ini adalah sebuah peneguhan amanah untuk memimpin menggerakan perubahan, membangun kepercayaan dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. “Jabatan pada hakekatnya adalah sebuah tanggung jawab yang harus ditunaikan, bukan tentang posisi yang dicapai melainkan tentang dampak yang mampu dihadirkan,”, kata Mendiktisaintek. Ia melanjutkan hidup pada masa kini yang ditandai oleh perubahan yang berlangsung sangat cepat, kemajuan kecerdasan artificial, transformasi digital, perkembangan teknologi material energi, bioteknologi hingga perubahan landscape geopolitik global sedang membentuk tatanan dunia yang baru. “Oleh karena itu di tengah perubahan tersebut keunggulan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya, kemampuan menghasilkan ilmu pengetahuan, kemampuan berinovasi, serta kemampuan membangun kolaborasi yang produktif”, ujarnya. Ia lalu berharap aga menjadi pemimpin yang tidak hanya mampu menjaga tata kelola organisasi dengan baik, tetapi juga mampu membuat terobosan, membangun kolaborasi, mengembangkan talenta dan menghadirkan dampak yang nyata. Kepada Direktur Polnam yang baru, Menteri berpesan Politeknik memiliki posisi yang sangat penting dalam menyiapkan talenta yang siap berkarya dan siap menjawab kebutuhan pembangunan terlebih bagi kawasan Maluku yang memiliki potensi besar di bidang kemaritiman, perikanan, pariwisata, energi dan ekonomi yang berbasis sumber daya lokal. “Saya berharap Politeknik Negeri Ambon dapat terus memperkuat kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri sehingga proses pendidikan benar-benar selaras dengan kebutuhan di lapangan. Kita ingin lulusan Politeknik tidak hanya siap bekerja tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja, membangun inovasi lokal dan menjadi penggerak kemajuan daerah,” tandasnya. Dalam acara pelantikan tersebut juga diserahkan Memori Serah Terima dari Direktur Polnam masa jabatan 2018-2022 dan 2022-2026, Dady Mairuhu, kepada Direktur Polnam yang baru. (Humas)
Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) turut serta memperingati Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026) di kampus Polnam. Bertindak selaku pembina upacara adalah Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu. Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI yang dibacakan Direktur menyebutkan bahwa Tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 adalah Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia, merupakan sebuah pernyataan tegas bahwa nilai- nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan bangsa Indonesia, namun demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi. “Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya. Pancasila adalah jangkar moral kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.”, tegasnya. Lebih lanjut disampaikan bahwa Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang dianut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik. “Sebagai bangsa yang besar, kita terus menunjukkan kepemimpinan nyata. Kontribusi pasukan perdamaian Indonesia di bawah bendera Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), peran kita dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi kita dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah adalah pengejawantahan dari sila kedua: Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia”, ujarnya. Ia lalu mengajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup (living ideology), dan tidak membiarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. “Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” tandasnya. (Humas)
Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) merayakan hari raya Iduladha 1447 Hijriah dan penyembelihan hewan kurban, Rabu (27/5/2026) di kampus Politeknik Negeri Ambon. Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu, saat memberikan sambutan menyatakan Iduladha bukan sekadar perayaan keagamaan dan ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi mengandung makna spiritual yang sangat dalam tentang keikhlasan, pengorbanan, ketaatan, dan kepedulian sosial. “Kita belajar dari keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang arti iman dan ketaatan kepada Allah. Pengorbanan yang dilakukan bukan semata-mata tentang materi, tetapi tentang ketulusan hati untuk memberikan yang terbaik bagi Tuhan dan bagi sesama manusia”, kata Direktur. Ia mengajak seluruh civitas akademika Politeknik Negeri Ambon agar melalui ibadah kurban terus membangun semangat berbagi, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. “Nilai-nilai inilah yang sangat penting untuk terus kita tumbuhkan di lingkungan kampus, karena perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat membangun kecerdasan intelektual, tetapi juga tempat membangun karakter, kemanusiaan, dan solidaritas sosial”, lanjut Direktur. Ia berharap daging kurban yang dibagikan hari ini dapat menjadi berkat, membawa sukacita, dan mempererat hubungan kekeluargaan di antara Polnam dan masyarakat sekitar. “Momentum Iduladha juga mengingatkan kita untuk terus menumbuhkan semangat pengabdian, kerja sama, dan pengorbanan dalam membangun Politeknik Negeri Ambon menjadi institusi pendidikan vokasi yang unggul dan berdampak bagi masyarakat Maluku dan Indonesia. Mari kita jadikan nilai keikhlasan dan kebersamaan sebagai fondasi dalam bekerja, melayani, dan mendidik generasi muda bangsa”, tandasnya. Dalam perayaan ini Polnam melaksanakan ibadah kurban dengan menyembelih 1 ekor sapi. (Humas)
Humas, Polnam – PT Pertamina Patra Niaga mengundang putra-putri bangsa untuk bergabung dalam program Talent Candidate Tahun 2026, sebuah inisiatif strategis dalam pengumpulan data kandidat yang akan menjadi referensi kebutuhan SDM di masa mendatang. Demikian disampaikan Muhammad Arya Pratama, Jr Officer HCBP & QM Performance dalam sosialisasi Talent Candidate PT Pertamina Patra Niaga di Kampus Politeknik Negeri Ambon, Selasa (26/5/2026) kepada sejumlah lulusan dan mahasiswa Polnam. Menurutnya persyaratan Talent Candidate dengan background pendidikan SLTA/Setara di PT Pertamina Patra Niaga (Subholding Downstream) merupakan lulusan SMA dalam 4 tahun terakhir: 2026, 2025, 2024, atau 2023 dengan memiliki ijazah SMA atau setara, dengan jurusan: SMA IPA / MA IPA / SMK Teknik / SMTI / SMA Analis Kimia. “Diutamakan bagi Lulusan dari sekolah / Lahir / Berdomisili dalam satu provinsi dengan Area Operasi PT Pertamina Patra Niaga (Subholding Downstream) yang siap bekerja di lapangan dengan sistem kerja regu bergilir (shift) yang membutuhkan ketangkasan serta kekuatan fisik dalam jangka panjang”, ujarnya terkait persyaratannya. Menurutnya pula, setiap Talent Candidate harus membuat Curiculum Vitae dengan ketentuan: “Seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya, komunikasi terkait rekrutmen PT Pertamina Patra Niaga akan disampaikan melalui email recruitment@pertamina.com”, tandasnya. (Humas)
Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) melaksanakan Groundbreaking Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu, Selasa (26/5/2026) di kampus Polnam. Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu merupakan salah satu upaya strategis Politeknik Negeri Ambon dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan vokasi serta mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di Provinsi Maluku dan kawasan Indonesia Timur. Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu, menyampaikan momentum ini bukan sekadar seremoni pembangunan fisik, tetapi menjadi simbol harapan, kemajuan, dan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Politeknik Negeri Ambon. Hal ini Melambangkan: Tekat, komitmen dan harapan bersama. “Gedung Kuliah Terpadu ini nantinya diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang representatif, modern, nyaman, dan mampu menunjangg proses pendidikan yang lebih berkualitas bagi mahasiswa serta sivitas akademika”, ujar Direktur. Ia menyatakan bahwa proses menuju tahap pembangunan ini tidaklah mudah. Berbagai persiapan telah dilakukan dengan penuh keseriusan oleh tim teknis, mulai dari perencanaan, pengkajian teknis, koordinasi administrasi, hingga penyiapan lokasi pembangunan. “Kami berharap pembangunan Gedung Kuliah Terpadu ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia, memperkuat kapasitas pendidikan vokasi, serta menjawab kebutuhan pembangunan daerah dan nasional di masa depan”, harapnya. Sementara itu, ketua Tim Teknis, Victor Hutubessy menyampaikan bahwa dasar pembangunan ini adalah seiring dengan meningkatnya jumlah mahasiswa, kebutuhan ruang pembelajaran yang representatif, serta tuntutan penyelenggaraan pendidikan berbasis teknologi dan industri, diperlukan sarana akademik yang modern, aman, nyaman, dan mampu mengakomodasi proses pembelajaran secara efektif. “Melalui pembangunan gedung ini, diharapkan kapasitas layanan akademik Politeknik Negeri Ambon dapat meningkat secara signifikan sehingga mampu mendukung pencapaian visi institusi sebagai perguruan tinggi vokasi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing,” katanya. Dalam laporannya ia menyampaikan bahwa Gedung Kuliah Terpadu (GKT) dibangun di atas lahan Politeknik Negeri Ambon, berupa Gedung 4 lantai dengan luas total sebesar 3.366,75 m2. Yang terdiri atas: 17 ruang kuliah, 10 laboratorium, 3 ruang koordinator Program Studi, 3 ruang kepala laboratorium, Conference room, ruang dosen, mushola, dan ruang pendukung lainnya. “Proyek GKT Polnam dibiayai melalui skema Hibah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun anggaran 2026. Ruang lingkup pembiayaan meliputi: konstruksi fisik, manajemen konstruksi, pengelolaan kegiatan, peralatan, dan mebelair. Alokasi pendanaan yang diberikan oleh SBSN adalah sebesar total Rp 74.938.564.000”, tandasnya (Humas)
Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) menggelar Upacara Bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026, Rabu (20/5/2026) di kampus Polnam. Bertindak sebagai inspektur upacara Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu. Direktur ketika membaca sambutan Menteri Komunikasi dan Digital RI menyatakan secara filosofis, Kebangkitan Nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. “Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah ” Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui pelindungan para tunas bangsa”, kata Direktur. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, adalah waktu untuk meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita, delapan misi besar yang harus dicapai bersama, sebagai kompas utama. Misi tersebut harus diwujudkan untuk menghadirkan perubahan nyata dan terasa di tengah kehidupan rakyat. “Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api “Boedi Oetomo” dalam setiap lini kehidupan’, tandasnya. (Humas)
Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) menyelenggarakan Workshop Surface Preperation, Painting and Protective Coating pada Industri Minyak dan Gas, Selasa – Rabu (19-20 Mei 2026) di Kampus Politeknik Negeri Ambon. Workshop ini diselenggarakan dalam kerjasama dengan Inpex Corporation dan PT. Jotun Indonesia, bagi mahasiswa dan dosen Polnam. George Engels dari Tim Inpex Masela menyampaikan Workshop ini merupakan kelanjutan dari kuliah umum sebelumnya tentang pengelasan dan korosi. “Workshop kali ini adalah tentang persiapan pekerjaan permukaan”, ujarnya. Menurut Engels, Workshop selama dua hari ini menghadirkan tim specialis corotion dari Inpex dan tim dari PT. Jotun Indonesia, sebagai bentuk persiapan bagi mahasiswa untuk mengetahui bagaimana persiapan pekerjaan permukaan. “Baik itu pengecatan pada mobil, kapal, sampai pada fasilitas produksi di blok Masela, penting untuk persiapan permukaan itu dengan baik supaya tidak korosi dan tahan lama”, kata Engels. Baginya, jalur ini bisa menjadi jalur karir profesional yang dipilih kelak jika ingin bekerja pada dunia industri, selain menjadi tenaga welder dan lain sebagainya. “Saya berharap selama dua hari ini kita semua fokus dengan materi yang akan diberikan”, tandasnya. Wakil Direktur Bidang Akademik, Noce Novi Tetelepta saat membuka kegiatan workshop ini menyampaikan rasa terima kasih kepada Inpex dan Jotun yang bersedia memberikan bekal bagi mahasiswa terkait Pengecatan. “Saya berharap setiap mahasiswa dan dosen yang mengikuti kegiatan ini bisa terus serius sehingga memiliki bekal yang cukup terkait pengecatan yang diaplikasikan pada dunia industri,” ujarnya. Menurut Dosen Teknik Mesin Polnam ini, pengecatan dalam dunia industri atau sering disebut industrial coating adalah proses pelapisan khusus pada material untuk mencegah korosi, melindungi dari suhu ekstrem atau bahan kimia, serta memperpanjang umur aset. “Berbeda dengan cat dekoratif, cat ini menuntut spesifikasi teknis tinggi sesuai standar operasional yang berlaku, karena itu akan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa yang mengikuti workshop ini”, tandasnya. Workshop ini akan berlangsung selama dua hari (19 dan 20 Mei 2026) berupa teori dan praktek di Auditorium dan bengkel Otomotif Polnam. (Humas)
Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Senin (4/5/2026) di kampus Polnam. Perayaan ini dibawah sorotan tema secara nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu, saat membaca Pidato Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi menyatakan bahwa Hari Pendidikan Nasional ini meneguhkan keyakinan bahwa pendidikan adalah jantung peradaban, ruang di mana akal budi dibentuk, karakter ditempa, dan masa depan bangsa dipertaruhkan. “Amanat konstitusi menegaskan bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tugas negara. Pendidikan yang bermutu, adil, inklusif, dan memerdekakan, bukanlah pilihan melainkan kewajiban kebangsaan,” tutur Direktur. Lebih lanjut ia sampaikan, visi kemditisaintek yakni “Terwujudnya Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang inklusif, adaptif, dan berdampak dalam mewujudkan transformasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045”. Dan proses transformasi itu bertumpu pada tiga hal, yaitu Pertama, perluasan akses secara inklusif. Kedua, kolaborasi yang melahirkan solusi. Ketiga, riset yang berdampak nyata. “Transformasi pendidikan membutuhkan partisipasi semesta. Negara, kampus, industri, masyarakat, keluarga, pendidik, peneliti, dan generasi muda, semuanya adalah arsitek masa depan Indonesia,” ujarnya. Ia katakan juga bahwa kerja besar tidak diukur dari banyaknya program, tetapi dari dampak yang dirasakan rakyat. Tidak diukur dari tebalnya laporan, tetapi dari perubahan yang nyata. Tidak diukur dari apa yang kita janjikan, tetapi dari apa yang kita wujudkan. “Pada Hari Pendidikan Nasional ini, mari kita teguhkan satu keyakinan: bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama seluruh bangsa. Mari bergandengan tangan, menguatkan partisipasi semesta, menghadirkan pendidikan bermutu yang inklusif, relevan, dan berdampak bagi semua. Karena dari ruang-ruang belajar hari ini, kita sedang menentukan arah masa depan Indonesia,” tandasnya. Dalam perayaan itu pula diserahkan penghargaan Satya Lencana dari Presiden RI kepada sejumlah Dosen dan Pegawai Polnam atas dedikasi selama 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun. (Humas)
Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) mewisudakan 169 orang lulusan dalam acara Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Akademik Politeknik Negeri Ambon dalam rangka Wisuda XXI Program Diploma dan Sarjana Terapan, Kamis (30/4/2026) di Kampus Polnam. Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu, menyampaikan hari ini adalah hari yang sangat bermakna. Bagi para wisudawan, ini adalah puncak dari perjuangan, kerja keras, doa, dan pengorbanan selama menempuh pendidikan. “Secara pribadi, hari ini juga memiliki arti yang sangat mendalam bagi saya, karena wisuda ini merupakan wisuda terakhir saya sebagai Direktur setelah mengemban amanah memimpin kampus ini selama delapan tahun”, ungkap Direktur. Baginya, delapan tahun bukanlah waktu yang singkat. Dalam perjalanan itu, Polnam bersama-sama menghadapi berbagai tantangan: sarana prasarana yg harus terus dibenahi walaupun terbatas, perubahan kebijakan nasional, dinamika dunia pendidikan, bahkan masa sulit pandemi. “Namun demikian, kita telah menyaksikan peningkatan kualitas akademik dengan bertambahnya beberapa prodi dan fasilitas, pembangunan fasilitas kampus, penguatan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri dan perguruan tinggi luar negeri (Eropa dan Asia), peningkatan kompetensi dosen/tenaga kependidikan, serta semakin luasnya kepercayaan masyarakat kepada kampus ini. Semua capaian itu bukan hasil kerja satu orang, melainkan hasil kerja bersama seluruh civitas akademika Polnam”, ujar Direktur. Menurutnya dunia terus berubah, teknologi terus berkembang, dan persaingan semakin ketat. Sehingga jadilah lulusan yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, jujur, disiplin, serta mampu bekerja dan melayani masyarakat. “Saya percaya, Politeknik Negeri Ambon akan terus maju, berkembang, dan melahirkan generasi unggul di bawah kepemimpinan yang baru Bapak Marceau Haurissa”, tandas Direktur. Hadir dalam wisuda XXI ini Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath dan Forkopimda Maluku serta Marsekal Pertama TNI Dr. Anton Pallaguna, S.E., M.M., M.Han., M.M.O.AS., CHRA, CSBA Dosen Universitas Pertahanan (Unhan) yang menyampaikan Orasi ilmiah. (Humas)
Humas, Polnam – Marceau Armstrong Filex Haurissa terpilih sebagai Direktur Politeknik Negeri Ambon (Polnam) untuk masa jabatan 2026-2030, dalam Rapat Tertutup Senat Akademik Polnam. Haurissa mengungguli kandidat lainnya yaitu Pieter Lourens Frans dan Noce Novi Tetelepta. Dari 48 suara, Haurissa memperoleh 32 suara sedangkan Frans dan Tetelepta masing-masing memperoleh 10 dan 6 suara. Berdasarkan hasil tersebut, Haurissa kemudian ditetapkan sebagai Direktur Terpilih Polnam masa jabatan 2026-2030. “Ini amanah, dan saya akan melakukan tugas dan tanggungjawab ini dengan sebaik-baiknya. Yang menjadi catatan bagi saya, membangun Politeknik ini tidak bisa sendiri, karena itu saya butuh dukungan semua pihak untuk memajukan institusi Polnam ini. ungkap Haurissa Ia juga berterima kasih kepada kedua kedua kandidat lainnya, karena sudah sama-sama menjalani kontestasi ini secara bersama. Pasti ada yang diizinkan melanjutkan, tapi ada juga yang belum sempat diberikan kesempatan. Sementara itu, baik Dr Pieter Lourens Frans,S.T, M.T dan Dr Noce Novi Tetelepta,S.T, M.T dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh kepada Direktur terpilih dalam memajukan Politeknik Negeri Ambon. Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum ini sangat penting, karena kita sedang menentukan pemimpin yang akan membawa Polnam menghadapi tantangan 4 tahun ke depan. “Dunia pendidikan vokasi terus berubah cepat. Persaingan semakin ketat, tuntutan dunia kerja semakin tinggi, dan masyarakat menaruh harapan besar kepada kampus ini sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia di Maluku dan kawasan timur Indonesia”, katanya. Ia menyatakan bahwa ketiga kandidat adalah insan terbaik Polnam yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan niat baik untuk memajukan institusi ini. Perbedaan visi, strategi, dan pendekatan adalah bagian dari dinamika yang sehat dalam memilih pemimpin terbaik. “Saya mengajak seluruh sivitas akademika untuk tetap menjaga suasana kampus yang damai, bermartabat, dan penuh persaudaraan. Jangan biarkan proses pemilihan ini menimbulkan sekat-sekat di antara kita. Setelah proses ini selesai, kita semua tetap satu keluarga besar Polnam”, tandasnya. Turut hadir dalam rapat senat tersebut Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Dr. Agus Sunarya Sulaeman, S.ST., Ak., M.Si., CGAA, CGAE, sebagai utusan Mendiktisainstek. (Humas)
Highlight
Direktur Mengukuhkan Profesor Hamkah Sebagai Guru Besar Polnam
Polnam Melakukan Pelatihan dan Pemasangan Listrik Solar Cell
Berita Populer
-
19 May 2025Polnam Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Mandiri: Ada 2 Prodi Baru
-
31 Dec 2024Polnam Siap Kembangkan Kawasan Gugus Pulau Di Maluku
-
10 May 2025Polnam Bekerja Sama Dengan PT. Bank BNI Terkait Penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi Dan Pelayanan Jasa Keuangan
-
07 Jan 2025Polnam Gelar Coffee Morning Mengawali Tahun 2025
-
11 Feb 2025Terkait Pengembangan Kawasan Kecamatan Nusalaut, Wattimena: Belum Optimal