Humas, Polnam – Marceau Armstrong Filex Haurissa terpilih sebagai Direktur Politeknik Negeri Ambon (Polnam) untuk masa jabatan 2026-2030, dalam Rapat Tertutup Senat Akademik Polnam. Haurissa mengungguli kandidat lainnya yaitu Pieter Lourens Frans dan Noce Novi Tetelepta. Dari 48 suara, Haurissa memperoleh 32 suara sedangkan Frans dan Tetelepta masing-masing memperoleh 10 dan 6 suara. Berdasarkan hasil tersebut, Haurissa kemudian ditetapkan sebagai Direktur Terpilih Polnam masa jabatan 2026-2030.

“Ini amanah, dan saya akan melakukan tugas dan tanggungjawab ini dengan sebaik-baiknya. Yang menjadi catatan bagi saya, membangun Politeknik ini tidak bisa sendiri, karena itu saya butuh dukungan semua pihak untuk memajukan institusi Polnam ini. ungkap Haurissa
Ia juga berterima kasih kepada kedua kedua kandidat lainnya, karena sudah sama-sama menjalani kontestasi ini secara bersama. Pasti ada yang diizinkan melanjutkan, tapi ada juga yang belum sempat diberikan kesempatan. Sementara itu, baik Dr Pieter Lourens Frans,S.T, M.T dan Dr Noce Novi Tetelepta,S.T, M.T dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh kepada Direktur terpilih dalam memajukan Politeknik Negeri Ambon.
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum ini sangat penting, karena kita sedang menentukan pemimpin yang akan membawa Polnam menghadapi tantangan 4 tahun ke depan.
“Dunia pendidikan vokasi terus berubah cepat. Persaingan semakin ketat, tuntutan dunia kerja semakin tinggi, dan masyarakat menaruh harapan besar kepada kampus ini sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia di Maluku dan kawasan timur Indonesia”, katanya.
Ia menyatakan bahwa ketiga kandidat adalah insan terbaik Polnam yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan niat baik untuk memajukan institusi ini. Perbedaan visi, strategi, dan pendekatan adalah bagian dari dinamika yang sehat dalam memilih pemimpin terbaik.
“Saya mengajak seluruh sivitas akademika untuk tetap menjaga suasana kampus yang damai, bermartabat, dan penuh persaudaraan. Jangan biarkan proses pemilihan ini menimbulkan sekat-sekat di antara kita. Setelah proses ini selesai, kita semua tetap satu keluarga besar Polnam”, tandasnya.
Turut hadir dalam rapat senat tersebut Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Dr. Agus Sunarya Sulaeman, S.ST., Ak., M.Si., CGAA, CGAE, sebagai utusan Mendiktisainstek.
(Humas)