Peringati Hari Lahir Pancasila 2026: Jadikan Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia

Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) turut serta memperingati Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026) di kampus Polnam. Bertindak selaku pembina upacara adalah Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu. Dalam amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI yang dibacakan Direktur menyebutkan bahwa Tema  Hari Lahir  Pancasila Tahun  2026 adalah   Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia, merupakan sebuah pernyataan tegas bahwa nilai- nilai luhur Pancasila tidak hanya relevan untuk menjaga keutuhan  bangsa Indonesia, namun  demikian juga menjadi jawaban terciptanya perdamaian dunia yang abadi. “Pancasila  adalah   bintang  penuntun    yang  telah  membuktikan ketangguhannya. Pancasila adalah  jangkar moral  kita dalam menghadapi turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik.”, tegasnya. Lebih lanjut disampaikan bahwa Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Nilai musyawarah  dan mufakat yang dianut adalah instrumen diplomasi yang sangat  dibutuhkan  dunia  saat  ini  untuk  menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik. “Sebagai bangsa yang besar, kita terus menunjukkan  kepemimpinan nyata. Kontribusi  pasukan perdamaian Indonesia  di bawah bendera  Perserikatan Bangsa  Bangsa  (PBB),  peran  kita  dalam  mediasi  konflik   regional,  serta konsistensi kita dalam menyuarakan  keadilan bagi bangsa-bangsa  terjajah adalah  pengejawantahan  dari  sila  kedua:  Kemanusiaan   yang   Adil  dan Beradab.   Kita  ingin  dunia   melihat   bahwa   perdamaian   bukan   sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia”, ujarnya. Ia lalu mengajak untuk menjadikan  Pancasila  sebagai  ideologi yang  hidup  (living ideology), dan tidak membiarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah. “Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan kita. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dengan semangat persatuan  dan kuat karena nilai-nilai kemanusiaannya,” tandasnya. (Humas) 

Rayakan Iduladha, Direktur: Belajar Dari Keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS

Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) merayakan hari raya Iduladha 1447 Hijriah dan penyembelihan hewan kurban, Rabu (27/5/2026) di kampus Politeknik Negeri Ambon. Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu, saat memberikan sambutan menyatakan Iduladha bukan sekadar perayaan keagamaan dan ritual penyembelihan hewan kurban, tetapi mengandung makna spiritual yang sangat dalam tentang keikhlasan, pengorbanan, ketaatan, dan kepedulian sosial. “Kita belajar dari keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS tentang arti iman dan ketaatan kepada Allah. Pengorbanan yang dilakukan bukan semata-mata tentang materi, tetapi tentang ketulusan hati untuk memberikan yang terbaik bagi Tuhan dan bagi sesama manusia”, kata Direktur. Ia mengajak seluruh civitas akademika Politeknik Negeri Ambon agar melalui ibadah kurban terus membangun semangat berbagi, memperkuat persaudaraan, dan meningkatkan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan. “Nilai-nilai inilah yang sangat penting untuk terus kita tumbuhkan di lingkungan kampus, karena perguruan tinggi tidak hanya menjadi tempat membangun kecerdasan intelektual, tetapi juga tempat membangun karakter, kemanusiaan, dan solidaritas sosial”, lanjut Direktur. Ia berharap daging kurban yang dibagikan hari ini dapat menjadi berkat, membawa sukacita, dan mempererat hubungan kekeluargaan di antara Polnam dan masyarakat sekitar. “Momentum Iduladha juga mengingatkan kita untuk terus menumbuhkan semangat pengabdian, kerja sama, dan pengorbanan dalam membangun Politeknik Negeri Ambon menjadi institusi pendidikan vokasi yang unggul dan berdampak bagi masyarakat Maluku dan Indonesia. Mari kita jadikan nilai keikhlasan dan kebersamaan sebagai fondasi dalam bekerja, melayani, dan mendidik generasi muda bangsa”, tandasnya. Dalam perayaan ini Polnam melaksanakan ibadah kurban dengan menyembelih 1 ekor sapi. (Humas)

PT Pertamina Patra Niaga Sosialisasi Talent Candidate 2026 Di Polnam

Humas, Polnam – PT Pertamina Patra Niaga mengundang putra-putri bangsa untuk bergabung dalam program Talent Candidate Tahun 2026, sebuah inisiatif strategis dalam pengumpulan data kandidat yang akan menjadi referensi kebutuhan SDM di masa mendatang. Demikian disampaikan Muhammad Arya Pratama, Jr Officer HCBP & QM Performance dalam sosialisasi Talent Candidate PT Pertamina Patra Niaga di Kampus Politeknik Negeri Ambon, Selasa (26/5/2026) kepada sejumlah lulusan dan mahasiswa Polnam. Menurutnya persyaratan Talent Candidate dengan background pendidikan SLTA/Setara di PT Pertamina Patra Niaga (Subholding Downstream) merupakan lulusan SMA dalam 4 tahun terakhir: 2026, 2025, 2024, atau 2023 dengan memiliki ijazah SMA atau setara, dengan jurusan: SMA IPA / MA IPA / SMK Teknik / SMTI / SMA Analis Kimia. “Diutamakan bagi Lulusan dari sekolah / Lahir / Berdomisili dalam satu provinsi dengan Area Operasi PT Pertamina Patra Niaga (Subholding Downstream) yang siap bekerja di lapangan dengan sistem kerja regu bergilir (shift) yang membutuhkan ketangkasan serta kekuatan fisik dalam jangka panjang”, ujarnya terkait persyaratannya. Menurutnya pula, setiap Talent Candidate harus membuat Curiculum Vitae dengan ketentuan: “Seluruh proses seleksi tidak dipungut biaya, komunikasi terkait rekrutmen PT Pertamina Patra Niaga akan disampaikan melalui email recruitment@pertamina.com”, tandasnya. (Humas)

Polnam Groundbreaking Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu

Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) melaksanakan Groundbreaking Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu, Selasa (26/5/2026) di kampus Polnam. Pembangunan Gedung Kuliah Terpadu merupakan salah satu upaya strategis Politeknik Negeri Ambon dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan vokasi serta mendukung pengembangan sumber daya manusia unggul di Provinsi Maluku dan kawasan Indonesia Timur. Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu, menyampaikan momentum ini bukan sekadar seremoni pembangunan fisik, tetapi menjadi simbol harapan, kemajuan, dan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di Politeknik Negeri Ambon. Hal ini Melambangkan: Tekat, komitmen dan harapan bersama. “Gedung Kuliah Terpadu ini nantinya diharapkan menjadi sarana pembelajaran yang representatif, modern, nyaman, dan mampu menunjangg proses pendidikan yang lebih berkualitas bagi mahasiswa serta sivitas akademika”, ujar Direktur. Ia menyatakan bahwa proses menuju tahap pembangunan ini tidaklah mudah. Berbagai persiapan telah dilakukan dengan penuh keseriusan oleh tim teknis, mulai dari perencanaan, pengkajian teknis, koordinasi administrasi, hingga penyiapan lokasi pembangunan. “Kami berharap pembangunan Gedung Kuliah Terpadu ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan mutu sumber daya manusia, memperkuat kapasitas pendidikan vokasi, serta menjawab kebutuhan pembangunan daerah dan nasional di masa depan”, harapnya. Sementara itu, ketua Tim Teknis, Victor Hutubessy menyampaikan bahwa dasar pembangunan ini adalah seiring dengan meningkatnya jumlah mahasiswa, kebutuhan ruang pembelajaran yang representatif, serta tuntutan penyelenggaraan pendidikan berbasis teknologi dan industri, diperlukan sarana akademik yang modern, aman, nyaman, dan mampu mengakomodasi proses pembelajaran secara efektif. “Melalui pembangunan gedung ini, diharapkan kapasitas layanan akademik Politeknik Negeri Ambon dapat meningkat secara signifikan sehingga mampu mendukung pencapaian visi institusi sebagai perguruan tinggi vokasi yang unggul, inovatif, dan berdaya saing,” katanya. Dalam laporannya ia menyampaikan bahwa Gedung Kuliah Terpadu (GKT) dibangun di atas lahan Politeknik Negeri Ambon, berupa Gedung 4 lantai dengan luas total sebesar 3.366,75 m2. Yang terdiri atas: 17 ruang kuliah, 10 laboratorium, 3 ruang koordinator Program Studi, 3 ruang kepala laboratorium, Conference room, ruang dosen, mushola, dan ruang pendukung lainnya. “Proyek GKT Polnam dibiayai melalui skema Hibah Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) tahun anggaran 2026. Ruang lingkup pembiayaan meliputi: konstruksi fisik, manajemen konstruksi, pengelolaan kegiatan, peralatan, dan mebelair. Alokasi pendanaan yang diberikan oleh SBSN adalah sebesar total Rp 74.938.564.000”, tandasnya (Humas)

Peringati Harkitnas 2026, Direktur: Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.

Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) menggelar Upacara Bendera memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) 2026, Rabu (20/5/2026) di kampus Polnam. Bertindak sebagai inspektur upacara Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu. Direktur ketika membaca sambutan Menteri Komunikasi dan Digital RI menyatakan secara filosofis, Kebangkitan Nasional merupakan sebuah proses dinamis yang bersifat mutatis mutandis, yang artinya menyesuaikan dengan tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. “Tema peringatan Harkitnas tahun ini adalah ” Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui pelindungan para tunas bangsa”, kata Direktur. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa momen peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, adalah waktu untuk meneguhkan kembali arah perjalanan bangsa dengan menempatkan Asta Cita, delapan misi besar yang harus dicapai bersama, sebagai kompas utama. Misi tersebut harus diwujudkan untuk menghadirkan perubahan nyata dan terasa di tengah kehidupan rakyat. “Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2026 menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat, mulai dari akademisi, praktisi, hingga generasi muda, untuk kembali menyalakan api “Boedi Oetomo” dalam setiap lini kehidupan’, tandasnya. (Humas)

Polnam Gelar Workshop Bersama Inpex dan Jotun Indonesia

Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) menyelenggarakan Workshop Surface Preperation, Painting and Protective Coating pada Industri Minyak dan Gas, Selasa – Rabu (19-20 Mei 2026) di Kampus Politeknik Negeri Ambon. Workshop ini diselenggarakan dalam kerjasama dengan Inpex Corporation dan PT. Jotun Indonesia, bagi mahasiswa dan dosen Polnam. George Engels dari Tim Inpex Masela menyampaikan Workshop ini merupakan kelanjutan dari kuliah umum sebelumnya tentang pengelasan dan korosi. “Workshop kali ini adalah tentang persiapan pekerjaan permukaan”, ujarnya. Menurut Engels, Workshop selama dua hari ini menghadirkan tim specialis corotion dari Inpex dan tim dari PT. Jotun Indonesia, sebagai bentuk persiapan bagi mahasiswa untuk mengetahui bagaimana persiapan pekerjaan permukaan. “Baik itu pengecatan pada mobil, kapal, sampai pada fasilitas produksi di blok Masela, penting untuk persiapan permukaan itu dengan baik supaya tidak korosi dan tahan lama”, kata Engels. Baginya, jalur ini bisa menjadi jalur karir profesional yang dipilih kelak jika ingin bekerja pada dunia industri, selain menjadi tenaga welder dan lain sebagainya. “Saya berharap selama dua hari ini kita semua fokus dengan materi yang akan diberikan”, tandasnya. Wakil Direktur Bidang Akademik, Noce Novi Tetelepta saat membuka kegiatan workshop ini menyampaikan rasa terima kasih kepada Inpex dan Jotun yang bersedia memberikan bekal bagi mahasiswa terkait Pengecatan. “Saya berharap setiap mahasiswa dan dosen yang mengikuti kegiatan ini bisa terus serius sehingga memiliki bekal yang cukup terkait pengecatan yang diaplikasikan pada dunia industri,” ujarnya. Menurut Dosen Teknik Mesin Polnam ini, pengecatan dalam dunia industri atau sering disebut industrial coating adalah proses pelapisan khusus pada material untuk mencegah korosi, melindungi dari suhu ekstrem atau bahan kimia, serta memperpanjang umur aset. “Berbeda dengan cat dekoratif, cat ini menuntut spesifikasi teknis tinggi sesuai standar operasional yang berlaku, karena itu akan menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa yang mengikuti workshop ini”, tandasnya. Workshop ini akan berlangsung selama dua hari (19 dan 20 Mei 2026) berupa teori dan praktek di Auditorium dan bengkel Otomotif Polnam. (Humas)

Polnam Rayakan Hardiknas Tahun 2026

Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) merayakan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026, Senin (4/5/2026) di kampus Polnam. Perayaan ini dibawah sorotan tema secara nasional “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”. Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu, saat membaca Pidato Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi menyatakan bahwa Hari Pendidikan Nasional ini meneguhkan keyakinan bahwa pendidikan adalah jantung peradaban, ruang di mana akal budi dibentuk, karakter ditempa, dan masa depan bangsa dipertaruhkan. “Amanat konstitusi menegaskan bahwa mencerdaskan kehidupan bangsa adalah tugas negara. Pendidikan yang bermutu, adil, inklusif, dan memerdekakan, bukanlah pilihan melainkan kewajiban kebangsaan,” tutur Direktur. Lebih lanjut ia sampaikan, visi kemditisaintek yakni “Terwujudnya Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang inklusif, adaptif, dan berdampak dalam mewujudkan transformasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045”. Dan proses transformasi itu bertumpu pada tiga hal, yaitu Pertama, perluasan akses secara inklusif. Kedua, kolaborasi yang melahirkan solusi. Ketiga, riset yang berdampak nyata. “Transformasi pendidikan membutuhkan partisipasi semesta. Negara, kampus, industri, masyarakat, keluarga, pendidik, peneliti, dan generasi muda, semuanya adalah arsitek masa depan Indonesia,” ujarnya. Ia katakan juga bahwa kerja besar tidak diukur dari banyaknya program, tetapi dari dampak yang dirasakan rakyat. Tidak diukur dari tebalnya laporan, tetapi dari perubahan yang nyata. Tidak diukur dari apa yang kita janjikan, tetapi dari apa yang kita wujudkan. “Pada Hari Pendidikan Nasional ini, mari kita teguhkan satu keyakinan: bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama seluruh bangsa. Mari bergandengan tangan, menguatkan partisipasi semesta, menghadirkan pendidikan bermutu yang inklusif, relevan, dan berdampak bagi semua. Karena dari ruang-ruang belajar hari ini, kita sedang menentukan arah masa depan Indonesia,” tandasnya. Dalam perayaan itu pula diserahkan penghargaan Satya Lencana dari Presiden RI kepada sejumlah Dosen dan Pegawai Polnam atas dedikasi selama 30 tahun, 20 tahun dan 10 tahun. (Humas)

Polnam Mewisudakan 169 Lulusan

Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) mewisudakan 169 orang lulusan dalam acara Rapat Terbuka Luar Biasa Senat Akademik Politeknik Negeri Ambon dalam rangka Wisuda XXI Program Diploma dan Sarjana Terapan, Kamis (30/4/2026) di Kampus Polnam. Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu, menyampaikan hari ini adalah hari yang sangat bermakna. Bagi para wisudawan, ini adalah puncak dari perjuangan, kerja keras, doa, dan pengorbanan selama menempuh pendidikan. “Secara pribadi, hari ini juga memiliki arti yang sangat mendalam bagi saya, karena wisuda ini merupakan wisuda terakhir saya sebagai Direktur setelah mengemban amanah memimpin kampus ini selama delapan tahun”, ungkap Direktur. Baginya, delapan tahun bukanlah waktu yang singkat. Dalam perjalanan itu, Polnam bersama-sama menghadapi berbagai tantangan: sarana prasarana yg harus terus dibenahi walaupun terbatas, perubahan kebijakan nasional, dinamika dunia pendidikan, bahkan masa sulit pandemi. “Namun demikian, kita telah menyaksikan peningkatan kualitas akademik dengan bertambahnya beberapa prodi dan fasilitas, pembangunan fasilitas kampus, penguatan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri dan perguruan tinggi luar negeri (Eropa dan Asia), peningkatan kompetensi dosen/tenaga kependidikan, serta semakin luasnya kepercayaan masyarakat kepada kampus ini. Semua capaian itu bukan hasil kerja satu orang, melainkan hasil kerja bersama seluruh civitas akademika Polnam”, ujar Direktur. Menurutnya dunia terus berubah, teknologi terus berkembang, dan persaingan semakin ketat. Sehingga jadilah lulusan yang bukan hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh, jujur, disiplin, serta mampu bekerja dan melayani masyarakat. “Saya percaya, Politeknik Negeri Ambon akan terus maju, berkembang, dan melahirkan generasi unggul di bawah kepemimpinan yang baru Bapak Marceau Haurissa”, tandas Direktur. Hadir dalam wisuda XXI ini Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath dan Forkopimda Maluku serta Marsekal Pertama TNI Dr. Anton Pallaguna, S.E., M.M., M.Han., M.M.O.AS., CHRA, CSBA Dosen Universitas Pertahanan (Unhan) yang menyampaikan Orasi ilmiah. (Humas)

Haurissa Terpilih Sebagai Direktur Polnam 2026-2030

Humas, Polnam – Marceau Armstrong Filex Haurissa terpilih sebagai Direktur Politeknik Negeri Ambon (Polnam) untuk masa jabatan 2026-2030, dalam Rapat Tertutup Senat Akademik Polnam. Haurissa mengungguli kandidat lainnya yaitu Pieter Lourens Frans dan Noce Novi Tetelepta. Dari 48 suara, Haurissa memperoleh 32 suara sedangkan Frans dan Tetelepta masing-masing memperoleh 10 dan 6 suara. Berdasarkan hasil tersebut, Haurissa kemudian ditetapkan sebagai Direktur Terpilih Polnam masa jabatan 2026-2030. “Ini amanah, dan saya akan melakukan tugas dan tanggungjawab ini dengan sebaik-baiknya. Yang menjadi catatan bagi saya, membangun Politeknik ini tidak bisa sendiri, karena itu saya butuh dukungan semua pihak untuk memajukan institusi Polnam ini. ungkap Haurissa Ia juga berterima kasih kepada kedua kedua kandidat lainnya, karena sudah sama-sama menjalani kontestasi ini secara bersama. Pasti ada yang diizinkan melanjutkan, tapi ada juga yang belum sempat diberikan kesempatan. Sementara itu, baik Dr Pieter Lourens Frans,S.T, M.T dan Dr Noce Novi Tetelepta,S.T, M.T dalam sambutannya menyatakan dukungan penuh kepada Direktur terpilih dalam memajukan Politeknik Negeri Ambon. Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Ambon, Dady Mairuhu dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum ini sangat penting, karena kita sedang menentukan pemimpin yang akan membawa Polnam menghadapi tantangan 4 tahun ke depan. “Dunia pendidikan vokasi terus berubah cepat. Persaingan semakin ketat, tuntutan dunia kerja semakin tinggi, dan masyarakat menaruh harapan besar kepada kampus ini sebagai pusat pengembangan sumber daya manusia di Maluku dan kawasan timur Indonesia”, katanya. Ia menyatakan bahwa ketiga kandidat adalah insan terbaik Polnam yang memiliki kapasitas, pengalaman, dan niat baik untuk memajukan institusi ini. Perbedaan visi, strategi, dan pendekatan adalah bagian dari dinamika yang sehat dalam memilih pemimpin terbaik. “Saya mengajak seluruh sivitas akademika untuk tetap menjaga suasana kampus yang damai, bermartabat, dan penuh persaudaraan. Jangan biarkan proses pemilihan ini menimbulkan sekat-sekat di antara kita. Setelah proses ini selesai, kita semua tetap satu keluarga besar Polnam”, tandasnya. Turut hadir dalam rapat senat tersebut Kepala Biro Keuangan dan Barang Milik Negara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Dr. Agus Sunarya Sulaeman, S.ST., Ak., M.Si., CGAA, CGAE, sebagai utusan Mendiktisainstek. (Humas)

INPEX Masela LTD Kunjungi Polnam, Beri Kuliah Umum

Humas, Polnam-Inpex Masela LTD Perusahaan Eksplorasi Dan Produksi Minyak Dan Gas Bumi (Hulu Migas) Terbesar Asal Jepang mengunjungi Politeknik Negeri Ambon (Polnam) sekaligus memberikan kuliah umum bagi Mahasiswa dan Dosen, Selasa (10/3/26) di Auditorium Polnam. Materi dalam kuliah umum tersebut berkaitan dengan pengenalan proyek hulu minyak dan gas, serta konsep walding dalam industri energi, yang bertujuan untuk membuka wawasan baru bagi mahasiswa yang hadir. Ardian Fandika, S.T., M.S., IWE, Senior Engineer Welding Inpex Masela LTD memberikan apresiasi positif bagi Politeknik Negeri Ambon. Ia menyatakan bahwa Polnam merupakan produsen terbaik dalam menghasilkan teknisi berkualitas. “Para mahasiswa yang hadir bahwa mereka berada di kampus dan lokasi yang tepat untuk mengembangkan kompetensi di bidang industri minyak dan gas”, ujarnya. Sehari sebelumnya, Inpex Masela juga telah mengunjungi sejumlah laboratorium di Polnam khususnya laboratorium Pengelasan guna memastikan fasilitas laboratorium tersebut sesuai dengan standar industri migas. Kunjungan Inpex Masela LTD juga membahas kesiapan SDM Lokal karena akan ada kebutuhan besar untuk tenaga kerja di bidang pengelasan terutama untuk pengerjaan perpipaan dan konstruksi baja di darat dalam proyek manufaktur Blok Masela. Perlu diketahui bahwa proyek Inpex sendiri di Maluku merupakan salah satu proyek energi terbesar dan paling strategis dalam sejarah Indonesia. Proyek ini berfokus pada pengembangan Blok Masela, yang terletak di laut Arafura, sekitar 155 km dari kepulauan Tanimbar. (Humas)