Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) kembali menorehkan prestasi di Kota Medan, Sumatera Utara, dalam ajang Pekan Olah Raga dan Seni (Porseni) XV Mahasiswa Politeknik se-Indonesia, 24 Juli – 1 Agustus 2026. Dalam ajang tersebut, Polnam berhasil meraih 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu.
Direktur Politeknik Negeri Ambon, Marceau A. F. Haurissa, saat menyambut kontingen Polnam di Bandara Pattimura Ambon menyampaikan kontingen mahasiswa Polnam telah mengharumkan nama almamater pada Porseni Mahasiswa Politeknik se-Indonesia di Medan dengan prestasi yang diraih.

“Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar Polnam, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kerja keras, semangat, dan dedikasi yang telah ditunjukkan”, ujar Direktur.
Menurut Direktur, keberhasilan meraih 1 medali emas, 1 medali perak, serta 2 medali perunggu merupakan prestasi yang membanggakan dan menjadi bukti bahwa mahasiswa Polnam mampu bersaing di tingkat nasional.
“Terima kasih kepada para atlet, pelatih, official, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi. Teruslah berprestasi, tetap rendah hati, dan jadikan capaian ini sebagai motivasi untuk meraih hasil yang lebih baik di masa mendatang”, tandas Direktur.
Sementara itu menurut Manajer Kontingen, Elsina H. Aponno, kedepannya proses seleksi dan persiapan untuk Porseni harus dilakukan sejak penerimaan mahasiswa baru, sehingga bisa mendapatkan bibit-bibit unggul untuk mewakili Polnam kedepannya.

“Unit Kegiatan Mahasiswa harus ditingkatkan lagi sebagai wahana untuk membina prestasi mahasiswa. Karena menumbuh kembangkan bakat olah raga dan seni yang dimiliki mahasiswa yang pada akhirnya meningkatkan prestasi akademik dan non akademik bagi mahasiswa. Melalui olah raga dan seni seseorang dapat menyalurkan hobi yang dapat menyegarkan dan menyehatkan sekaligus meningkatkan soft skill-nya”, tandasnya.
Prestasi yang diraih mahasiswa Polnam antara lain Medali Emas Karate atas nama Syefi K Tuhumury, Medali Perak Taekwondo atas nama Zcsalzcsabillah.T.A.P, Medali Perunggu Mono Song Melayu atas nama Ian Fikriandi dan Medali Perunggu Silat Seni atas nama Iqrahman Ismail.
(Humas)

