Polnam, Humas – Semua visi besar Polnam hanya dapat tercapai apabila memiliki budaya kerja yang sehat: saling menghormati, saling mendukung, bekerja dengan disiplin, terbuka terhadap perubahan, dan berani keluar dari zona nyaman. Mari tinggalkan hal-hal yang menghambat, dan perkuat hal-hal yang menyatukan”, demikian pernyatan Direktur Politeknik Negeri Ambon (Polnam), Marceau A. F. Haurissa, saat acara Ramah Tamah dalam rangka Pisah Sambut Direktur Politeknik Negeri Ambon, Kamis (18/6/2026) di Auditorium Polnam.

Menurut Direktur, ia percaya dalam menjalankan kepemimpinannya empat tahun ke depan ia tidak berjalan sendiri. Sebab ia yakin bahwa ia berdiri di tengah keluarga besar Polnam yang memiliki pengalaman, kapasitas, dedikasi, dan cinta yang besar kepada kampusnya.

“Karena itu, pada kesempatan yang baik ini, saya mengajak kita semua untuk menyatukan hati, menyatukan langkah, dan menyatukan energi. Polnam tidak bisa dibangun oleh satu orang. Polnam harus dibangun oleh kerja bersama: pimpinan, dosen, PLP, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, mitra industri, pemerintah daerah, dan seluruh masyarakat Maluku”, ujarnya.

Baginya, Politeknik Negeri Ambon akan menjadi politeknik yang semakin unggul, semakin adaptif, dan semakin dipercaya masyarakat. Karena itu Polnam harus menjadi rumah pendidikan vokasi yang menarik bagi generasi muda Maluku dan Indonesia Timur; tempat mereka datang untuk belajar, berlatih, berkarya, dan pulang membawa kompetensi yang nyata.

“Kita ingin Polnam menjadi kampus vokasi yang kuat dalam teknologi terapan, relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, serta menjawab potensi besar Maluku sebagai wilayah kepulauan, maritim, perikanan, pariwisata, energi, dan ekonomi berbasis sumber daya lokal. Kita harus menjadikan laboratorium, bengkel, teaching factory, riset terapan, dan kerja sama industri sebagai denyut utama pendidikan vokasi di Polnam”, kata Direktur.

Oleh karena itu, Direktur mengharapkan agar jadikan Polnam semakin bersih tata kelolanya, semakin kuat akademiknya, semakin hidup suasana kampusnya, dan semakin dekat dengan masyarakat. Anak-anak Maluku harus melihat Polnam sebagai pilihan utama untuk masa depan mereka. Orang tua harus percaya bahwa menitipkan anak di Polnam adalah menitipkan harapan pada pendidikan vokasi yang bermutu.

Senada dengan hal tersebut, Direktur Politeknik Negeri Ambon masa jabatan 2018-2022 dan 2022-2026, Dady Mairuhu, mengatakan segala capaian yang telah diraih bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan hasil kerja bersama seluruh keluarga besar Polnam.

“Saya percaya, dengan pengalaman, kemampuan, dan komitmen yang dimiliki, Polnam akan terus berkembang menjadi perguruan tinggi vokasi yang unggul, inovatif, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.
Pesan saya kepada seluruh keluarga besar Polnam, marilah kita terus menjaga persatuan, kekompakan, dan semangat melayani”, ujarnya.

Lebih lanjut ia katakan, Direktur boleh berganti, tetapi cita-cita untuk memajukan Polnam harus tetap menjadi tujuan bersama. Berikanlah dukungan yang penuh kepada pimpinan yang baru sebagaimana dukungan yang telah diberikan kepada saya selama ini.

“Saya percaya bahwa masa depan Polnam akan semakin baik apabila kita terus bekerja dengan hati, penuh ketulusan ,menjaga integritas, dan menempatkan kepentingan institusi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok”, tandasnya.