Humas, Polnam – Politeknik Negeri Ambon (Polnam) akan merayakan Dies Natalis ke-39 pada tanggal 5 Oktober 2026 nanti. Menyongsong itu, Polnam memulai rangkaian kegiatan menyongsong Dies Natalis, Senin (28/9/2026) di kampus Polnam.
Kegiatan Dies Natalis dengan tema “Politeknik Negeri Ambon Bersinergi, Berinovasi, Berdampak dan Berdaya Saing” akan berlangsung dari tanggal 28-30 September 2026 berupa kegiatan akademik dan non-akademik.

Ketua Panitia, Ahmad Nusi dalam laporannya menyampaikan kegiatan akademik akan diikuti oleh 256 orang dan non-akademik sebanyak 140 orang.
“Untuk kegiatan akademik berupa seminar Internasional dengan tema “Building Global Competencies In Vocational Graduates: Work Based Learning For Future Industriy Demands” dan Coaching Clinic Proposal untuk 16 tim. Sedangkan 15 pertandingan untuk non-akademik”, tuturnya.
Untuk kegiatan seminar Internasional, menurut Nusi, selain dihadiri oleh unsur Polnam, tetapi juga dari luar Polnam yakni dari Makassar dan dari 7 negara lainnya, yaitu Vietnam, Malaysia, Timor-Leste, Rusia, Amerika, Nepal dan Pakistan.

Sementara itu, Wakil Direktur bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan, Dwi Hariyanti, dalam arahannya menyampaikan bahwa Dies Natalis bukan sekedar perayaan bertambahnya usia Politeknik Negeri Ambon, namun lebih dari itu merupakan momentum untuk merefleksikan perjalanan kita yang selama ini.
“Saya berharap seluruh kegiatan dapat dilaksanakan dengan semangat kebersamaan, suportivitas, disiplin, dan tanggung jawab, dan tetap menjaga nama baik Politeknik Negeri Ambon”, harapnya.
Direktur Polnam, Marceau A. F. Haurissa, saat membuka kegiatan ini mengatakan bahwa Dies Natalis tidak
boleh dimaknai hanya sebagai perayaan bertambahnya usia. Namun harus menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan Polnam, mengevaluasi apa yang telah dicapai, sekaligus memperkuat komitmen untuk membawa Polnam semakin maju, bermutu, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.

“Sebagai perguruan tinggi vokasi, kita harus membangun budaya akademik yang kuat, tetapi tetap berorientasi pada kemampuan terapan, pemecahan masalah, dan kompetensi yang dibutuhkan dunia usaha dan dunia Industri”, ujar Direktur.
Direktur berkeinginan agar kegiatan ini sekaligus menjadi ruang untuk menemukan dan memetakan bakat-bakat terbaik mahasiswa Polnam. Potensi mahasiswa harus diidentifikasi, dibina, dan persiapkan secara berkelanjutan untuk mewakili Polnam pada berbagai kompetisi mahasiswa, termasuk pada tingkat nasional melalui program-program Bakorma.

“Dengan demikian, dari rangkaian Dies Natalis ini harus lahir bukan hanya kegembiraan dan kebersamaan, tetapi juga prestasi, talenta, dan budaya kompetisi yang sehat”, tandasnya.
(Humas)

