Mengambil Sumpah/Janji 12 Pejabat Fungsional, Direktur Polnam Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Humas, Polnam – Direktur Politeknik Negeri Ambon (Polnam), Marceau A. F. Haurissa, menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas kepada 12 pejabat fungsional yang mengikuti pengambilan sumpah/janji jabatan, Kamis (29/10/2026), di tempat apel Politeknik Negeri Ambon. Pelantikan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta mendukung kemajuan pendidikan vokasi.

Dalam sambutannya, Direktur menekankan bahwa pengambilan sumpah/janji jabatan bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen moral dan profesional yang harus diwujudkan melalui kinerja nyata.

“Pengambilan sumpah/janji bukan sekadar formalitas administratif. Ini adalah pernyataan kesanggupan untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, menaati ketentuan yang berlaku, dan memberikan pelayanan terbaik kepada institusi serta masyarakat,” tegasnya.

Ia mengingatkan para pejabat fungsional agar menjadikan sumpah yang diucapkan sebagai pedoman dalam bekerja, terutama dalam menjaga kedisiplinan, meningkatkan profesionalisme, dan menghasilkan pekerjaan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Secara khusus, Direktur menyoroti peran Arsiparis Terampil dan Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Terampil dalam mendukung peningkatan kualitas layanan dan pembelajaran di Polnam.

Kepada Arsiparis Terampil, ia meminta agar pengelolaan arsip dilakukan secara tertib, cermat, dan konsisten, mulai dari penerimaan, pencatatan, pemberkasan, pemeliharaan hingga pelayanan dan penemuan kembali arsip sesuai prosedur.

“Arsip bukan sekadar tumpukan dokumen. Arsip merupakan rekam jejak institusi, sumber informasi, dan bagian penting dari pertanggungjawaban atas setiap proses administrasi dan pengambilan keputusan,” ujarnya.

Sementara itu, kepada PLP Terampil, Direktur menekankan pentingnya pengelolaan laboratorium dan bengkel secara profesional, aman, dan berorientasi pada mutu pembelajaran. Persiapan alat dan bahan praktikum, pemeliharaan peralatan, inventarisasi, dokumentasi, serta penerapan keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi perhatian dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Menurut dia, dukungan teknis yang baik dari tenaga laboratorium berpengaruh terhadap kelancaran praktikum, kualitas pembelajaran berbasis praktik, dan pembentukan kompetensi lulusan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.

Direktur juga meminta seluruh pejabat fungsional untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat koordinasi, bekerja sesuai tugas dan kewenangan, serta mengidentifikasi kendala sejak dini agar dapat ditangani melalui mekanisme yang berlaku.

“Jadikan jabatan yang dipercayakan kepada Saudara sebagai ruang untuk memberikan kontribusi nyata bagi institusi, bukan sekadar status kepegawaian,” pesannya.

Ia berharap pelantikan tersebut menjadi awal pengabdian yang lebih baik bagi seluruh pejabat fungsional. Dengan integritas, kedisiplinan, dan kinerja yang terukur, mereka diharapkan turut mewujudkan Politeknik Negeri Ambon yang unggul, profesional, dan berdaya saing.

(Humas)

Share the Post:

Related Posts

Join Our Newsletter

Scroll to Top