Sebanyak 695 Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Ambon (Polnam) mengikuti Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) tahun 2026 di kampus Polnam, 26-28 Agustus 2026 dengan tema Tangguh Berintegritas, Cakap Digital, Berdampak bagi Negeri.
Wakil Direktur Bidang Akademik selaku Plh. Direktur Polnam saat membuka PKKMB mengatakan memilih pendidikan vokasi seperti Politeknik adalah sebuah pilihan yang sangat tepat untuk menjawab kebutuhan zaman.pkerena Pendidikan vokasi tidak hanya berbicara tentang teori, tetapi juga tentang keterampilan, kompetensi, pengalaman praktik, kreativitas, inovasi, dan kesiapan menghadapi dunia kerja serta dunia usaha dan industri.

“Karena itu, jangan pernah memandang pendidikan vokasi sebagai pilihan kedua. Justru di tengah perubahan teknologi dan tuntutan dunia kerja yang semakin cepat, bangsa ini membutuhkan lulusan vokasi yang terampil, adaptif, kreatif, dan mampu memecahkan persoalan nyata di masyarakat”, ujarnya.
Menurutnya, tema PKKMB kali ini mengandung pesan yang sangat kuat. Baginya tema ini membuat mahasiswa Polnam nanti menjadi lulusan yang ketika kembali ke tengah masyarakat mampu menjawab persoalan nyata, menciptakan solusi, membuka peluang, dan ikut membangun daerah.

“Kepulauan Maluku memiliki potensi luar biasa. Laut, perikanan, pertanian, pariwisata, energi terbarukan, ekonomi kreatif, serta berbagai sumber daya lainnya menunggu sentuhan generasi muda yang memiliki pengetahuan dan keterampilan”, katanya.
Baginya, Indonesia Emas 2045 tidak akan terwujud hanya melalui pembangunan infrastruktur dan teknologi. Indonesia Emas membutuhkan manusia Indonesia yang unggul, berkarakter, kompeten, adaptif, dan memiliki integritas.
“Oleh karena itu, saya berpesan kepada kalian: jangan hanya menjadi mahasiswa yang datang ke kampus, mengikuti kuliah, mengerjakan tugas, mengikuti ujian, lalu mendapatkan ijazah. Jadilah mahasiswa yang aktif belajar, aktif berkarya, aktif berorganisasi, aktif berinovasi, dan aktif memberikan manfaat”, tandasnya.
Sementara itu Ketua Panitia PKKMB Polnam tahun 2026, Sanny Aunalal, dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini dimaksudkan sebagai ruang transisi dari kehidupan siswa menuju kehidupan mahasiswa yang lebih dewasa, mandiri, bertanggung jawab, dan siap beradaptasi dengan budaya akademik.

“PKKMB Politeknik Negeri Ambon dilaksanakan selama tiga hari, mulai Rabu, 26 Agustus sampai dengan Jumat, 28 Agustus 2026. Kegiatan institusi dipusatkan pada Gedung Utama, sedangkan sesi pengenalan profil jurusan dan penataan kampus dilaksanakan di jurusan masing-masing. Peserta kegiatan berjumlah 695 mahasiswa baru yang berasal dari 17 program studi di lingkungan Politeknik Negeri Ambon”, ujarnya.
Menurutnya kegiatan ini diselenggarakan oleh Panitia PKKMB Politeknik Negeri Ambon Tahun 2026 dengan melibatkan unsur pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa. Pada pelaksanaan PKKMB, panitia juga didukung secara aktif oleh BEM, HMJ, UKM PMI, UKM Komfisme, dan UKM Menwa. Kegiatan ini turut didukung oleh para narasumber dari unsur internal dan eksternal serta para mitra.

Ia berharap berharap mahasiswa baru tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan keterampilan vokasi, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, etis, dan bertanggung jawab.
“Kami berharap PKKMB ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi sungguh-sungguh menjadi titik awal terbentuknya mahasiswa Politeknik Negeri Ambon yang berintegritas, disiplin, tangguh, adaptif, kreatif, dan mampu menjadi penyelesai masalah”, harapnya.
(Humas)

